NARASITA, BANGGAI LAUT – Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Palu mengerahkan Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut untuk mencari lima orang yang dilaporkan hilang kontak saat menggunakan kapal long boat Rembulan di perairan Toropot, Kecamatan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah, Rabu (14/10/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, melalui laporan awal operasi SAR menyampaikan bahwa kelima orang tersebut masih dalam pencarian setelah kapal yang mereka tumpangi kehilangan kontak dalam perjalanan dari Desa Toropot menuju Desa Tolokibit, Kecamatan Banggai Selatan.

Berdasarkan informasi yang diterima Basarnas dari pihak keluarga pada Rabu pukul 13.08 WITA, kapal tersebut berangkat pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 17.00 WITA.

Dalam perjalanan, kapal dilaporkan mengalami kendala akibat cuaca berkabut sehingga penumpangnya kehilangan arah. Persediaan bahan bakar juga semakin menipis, sementara telepon seluler yang digunakan untuk berkomunikasi tidak dapat dihubungi karena daya baterai melemah.

Pihak keluarga bersama masyarakat dan nelayan setempat sebelumnya telah melakukan pencarian secara mandiri. Namun, keberadaan kapal dan kelima orang tersebut belum diketahui hingga laporan diterima Basarnas.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Unit Siaga SAR Banggai Laut bergerak menuju lokasi kejadian pada Rabu pukul 13.25 WITA menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) dengan membawa peralatan pendukung pencarian dan pertolongan.

Operasi SAR melibatkan Tim Rescue USS Balut, Polres Banggai Laut, Bhabinsa, BPBD Banggai Laut, pihak keluarga, masyarakat, serta nelayan setempat.

Sejumlah peralatan dikerahkan untuk mendukung operasi, antara lain kapal RBB Basarnas, kendaraan penyelamat, peralatan navigasi, peralatan penyelamatan di air, perangkat komunikasi, serta perlengkapan medis dan evakuasi.

Lima orang yang dilaporkan hilang kontak tersebut masing-masing bernama Rikandi Bardi, Rudding, Rusia, Khalisa (3), dan Rilan (5).

Hingga laporan awal operasi SAR disusun pada Rabu (14/10/2026), seluruhnya masih berstatus dalam pencarian. Tim SAR gabungan bersama masyarakat dan nelayan setempat terus melakukan upaya pencarian di perairan Toropot.