Narasita.com- PALU, — Operasi pencarian terhadap seorang nelayan yang dilaporkan jatuh dari perahu saat memancing di perairan Desa Lanona, Kecamatan Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, resmi dihentikan pada Sabtu (21/3/2026).
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan penghentian operasi dilakukan setelah upaya pencarian selama beberapa hari tidak membuahkan hasil.
“Tim SAR gabungan bersama pihak keluarga dan pemerintah setempat telah melaksanakan musyawarah dan sepakat untuk menghentikan operasi SAR,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Korban diketahui bernama Rajudin (50), seorang nelayan yang dilaporkan hilang sejak Minggu (15/3/2026). Informasi awal diterima dari pihak keluarga pada hari yang sama sekitar pukul 10.56 Wita.
Kronologi Kejadian
Peristiwa bermula ketika korban berangkat melaut sekitar pukul 03.30 Wita menggunakan perahu jenis katinting. Sekitar pukul 04.30 Wita, korban terpisah dari rekannya karena mencari lokasi memancing (rompon) masing-masing.
Namun, hingga pukul 08.00 Wita, korban tidak kembali. Rekannya yang bernama Ardi sempat mencari korban, tetapi hanya menemukan perahu milik korban dalam keadaan terikat di rompon tanpa awak.
Pihak keluarga bersama masyarakat dan pemerintah setempat sempat melakukan pencarian mandiri, namun tidak menemukan hasil. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan ke Pos SAR Morowali untuk mendapatkan bantuan.
Upaya Pencarian
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Morowali, TNI, pihak perusahaan, serta masyarakat setempat melakukan pencarian dengan membagi area menjadi dua sektor.
Pencarian dilakukan dalam radius hingga 50 nautical mile dari lokasi kejadian menggunakan perahu karet dan kapal cepat milik berbagai instansi. Namun hingga hari terakhir operasi, korban belum berhasil ditemukan.
“Hasil pencarian hingga pukul 15.30 Wita masih nihil,” kata Rizal.rls





