Narasita.com- POSO, – Seorang warga dilaporkan hilang saat mencari getah damar di kawasan hutan Hae, Desa Dewua, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Korban diketahui bernama Marton Paroda (49) yang hingga kini belum kembali sejak masuk ke hutan bersama rekan-rekannya pada Selasa (17/3/2026).

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Palu, Muh. Rizal, mengatakan laporan kejadian diterima dari Kepala Desa Dewua pada Kamis (19/3/2026) sore.

“Informasi kami terima sekitar pukul 16.36 WITA, dan tim segera diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian,” ujar Rizal dalam keterangan tertulis.

Peristiwa bermula saat korban bersama tiga rekannya berangkat ke hutan Hae sekitar pukul 07.00 WITA untuk mencari getah damar. Setibanya di lokasi, mereka berpencar untuk mencari hasil hutan tersebut.

Sekitar pukul 17.00 WITA, tiga rekan korban, yakni Darman Pebadja, Edon Pebadja, dan Iper Pebadja, kembali ke titik kumpul. Namun, Marton tidak kunjung kembali.

Setelah menunggu beberapa waktu, ketiganya memutuskan kembali ke Desa Dewua. Pada malam harinya, sekitar pukul 21.00 WITA, mereka bersama warga kembali ke hutan untuk melakukan pencarian, namun hasilnya nihil.

Upaya pencarian kemudian melibatkan aparat setempat, termasuk Bhabinkamtibmas, Bhabinsa, pemerintah desa, serta masyarakat. Karena korban belum ditemukan, laporan kemudian diteruskan ke Pos SAR Parigi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Rescue Pos SAR Parigi diberangkatkan menuju lokasi pada Kamis pukul 16.55 WITA menggunakan kendaraan rescue.

Tim diperkirakan tiba di lokasi sekitar pukul 21.25 WITA setelah menempuh perjalanan darat sejauh kurang lebih 200 kilometer.

Operasi pencarian juga melibatkan sejumlah unsur, antara lain Tim Rescue Pos SAR Parigi, Tim Rescue USS Ampana, aparat keamanan, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Dalam operasi ini, tim SAR menggunakan berbagai peralatan, seperti peralatan navigasi, perlengkapan jungle rescue, alat komunikasi, serta peralatan medis dan evakuasi.

Hingga saat ini, proses pencarian terhadap korban masih terus dilakukan. Tim SAR bersama unsur terkait berupaya menyisir area hutan Hae untuk menemukan korban.

“Perkembangan operasi SAR akan terus kami laporkan,” kata Rizal.rls