Narasita.com- Jakarta, – PT Jasa Raharja memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117 dengan mengusung tema “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”.

Peringatan ini diisi dengan serangkaian kegiatan internal dan eksternal yang mencerminkan komitmen perusahaan dalam memberikan pelayanan publik unggul serta kontribusi nyata terhadap pembangunan nasional.

Kegiatan dimulai dengan upacara bendera yang digelar serentak di seluruh kantor Jasa Raharja di Indonesia. Plt. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rubi Handojo, mengatakan bahwa semangat Harkitnas menjadi pengingat bahwa kebangkitan bangsa tidak hanya berasal dari perjuangan masa lalu, melainkan juga dari ikhtiar berkelanjutan untuk menghadirkan perubahan yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Jasa Raharja hadir sebagai garda depan perlindungan dasar bagi korban kecelakaan. Momentum Harkitnas ini menjadi pengingat bagi kami untuk terus melayani dengan integritas dan inovasi sebagai wujud kontribusi dalam membangun Indonesia yang kuat,” ujar Rubi dalam keterangan tertulis, Senin (20/5/2025).

Sebagai bagian dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Jasa Raharja terus memperkuat perannya melalui transformasi digital layanan, peningkatan kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, serta optimalisasi kanal layanan berbasis teknologi. Langkah ini sejalan dengan arah pembangunan nasional dan pesan Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Viada Hafid, yang menekankan pentingnya keberanian menghadapi tantangan zaman melalui inovasi dan keberpihakan kepada rakyat.

“Kami percaya bahwa kebangkitan nasional bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi memastikan bahwa seluruh insan bangsa, termasuk di Jasa Raharja, terus bergerak dan beradaptasi,” tambah Rubi.

Dalam semangat Harkitnas, Jasa Raharja juga mengajak seluruh pegawai dan mitra kerja untuk terus berkolaborasi dalam memberikan perlindungan terbaik kepada masyarakat serta mendukung visi Indonesia Emas 2045.

Rubi menegaskan, Jasa Raharja berkomitmen untuk tidak hanya menjalankan amanah sebagai penyedia perlindungan dasar, tetapi juga menjadi agen perubahan yang mendorong kemajuan bangsa secara inklusif dan berkelanjutan