MIAMI GARDENS, NARASITA – Perebutan juara ketiga Piala Dunia 2026 akan mempertemukan Tim Nasional Inggris melawan Tim Nasional Prancis pada Minggu, 19 Juli 2026, pukul 04.00 WIB dini hari. Laga yang digelar di Hard Rock Stadium, Miami Gardens, Florida, Amerika Serikat ini menjadi ajang pelipur lara bagi kedua raksasa sepak bola Eropa setelah gagal melaju ke final, di mana Prancis takluk 0-2 dari Spanyol dan Inggris kalah 1-2 dari Argentina.

Pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit mengingat rivalitas panjang kedua tim. Inggris datang dengan motivasi tinggi untuk membalas kekalahan mereka dari Prancis di Piala Dunia 2022. Bagi kedua tim, mencapai podium ketiga dalam Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026 adalah capaian penting.

Secara historis, dari 32 pertemuan, Inggris memiliki catatan superior dengan 17 kemenangan berbanding 10 kemenangan milik Prancis, dan 5 laga berakhir imbang. Namun, kenangan pahit Inggris saat disingkirkan Prancis dengan skor 2-1 pada perempat final Piala Dunia 2022 masih membekas.

Dalam sejarah Piala Dunia, Prancis memiliki rekor impresif saat tampil di perebutan posisi ketiga, selalu berhasil meraih kemenangan pada tahun 1958 dan 1986. Sebaliknya, Inggris justru gagal dalam dua kesempatan sebelumnya, yakni pada edisi 1990 dan 2018.

Simulasi Opta Supercomputer menunjukkan bahwa Prancis lebih diunggulkan dalam Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026 ini. Mereka memiliki peluang menang sebesar 50,7%, jauh di atas Inggris yang hanya 25,6%, sementara kemungkinan hasil imbang adalah 23,7%.

Kedua tim akan mengandalkan pemain kunci mereka. Prancis memiliki Kylian Mbappé yang telah mencetak 8 gol dan menjadi kandidat kuat peraih Sepatu Emas, sedangkan Inggris berharap pada ketajaman Harry Kane yang mengoleksi 6 gol.

“Piala Dunia belum berakhir. Masih ada satu pertandingan lagi untuk dimainkan. Kami tidak terlalu menantikannya, tetapi harus dimainkan,” kata Thomas Tuchel, Pelatih Inggris, dalam konferensi pers FIFA pada 18 Juli 2026.

“Tirai terakhir akan turun besok. Tentu saja saya akan merindukan tim ini. Saya mendapat kehormatan memimpin selama 15 tahun, dan ini adalah bagian terindah dalam hidup saya,” kata Didier Deschamps, Pelatih Prancis, kepada DetikJatim pada 18 Juli 2026.

“Itu memang sesuatu yang sulit diterima atau dicerna begitu saja. Itulah kenyataan pahit yang sedang kami hadapi saat ini. Saya rasa semuanya akan terasa lebih jelas setelah emosi mereda,” kata John Stones, Bek Inggris, seperti dikutip Antara pada 18 Juli 2026.

Laga Perebutan Juara Ketiga Piala Dunia 2026 ini juga akan menjadi panggung perpisahan bagi Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis setelah 15 tahun memimpin. Sementara itu, Timnas Inggris bertekad mencatatkan hasil terbaik dalam 60 tahun terakhir mereka dengan membawa pulang medali perunggu.