Narasita.com- Palu, — Suasana haru menyelimuti halaman Markas Polda Sulawesi Tengah di Palu, Senin (3/11/2025) sore. Tangis dan pelukan mengiringi langkah terakhir Irjen Pol Dr. Agus Nugroho meninggalkan Bumi Tadulako, setelah resmi menyerahkan jabatan Kapolda Sulteng dan dipercaya menjabat sebagai Kadivkum Polri.

Momen perpisahan itu menjadi puncak dari rangkaian kegiatan seremonial pergantian pimpinan yang berlangsung khidmat sejak pagi. Bersama sang istri, Ny. Fera Agus Nugroho, Irjen Agus mengikuti sejumlah agenda, mulai dari penyerahan Pataka Wira Dharma Brata, paparan laporan kesatuan, hingga penandatanganan memori serah terima jabatan.Dalam kesempatan yang sama, jabatan Ibu Asuh Polwan Daerah Sulteng juga diserahterimakan kepada Ny. Ida Endi Sutendi, istri Kapolda Sulteng yang baru.

Suasana semakin mengharukan ketika prosesi Pedang Pora digelar di halaman Mapolda. Di bawah langit senja Palu, barisan personel berdiri tegap, mengangkat pedang kehormatan tinggi-tinggi sebagai penghormatan terakhir kepada sang jenderal.Dengan langkah perlahan, Irjen Agus berjalan di bawah lengkung pedang, diiringi tepuk tangan dan lirih doa dari para anggota yang melepasnya.

Irjen Pol Dr. Endi Sutendi, Kapolda Sulteng yang baru, bersama Ny. Ida Endi Sutendi, turut mendampingi hingga akhir prosesi. Sejumlah pejabat utama, para Kapolres jajaran, serta anggota Bhayangkari ikut hadir memberikan penghormatan dan melepas kepergian Irjen Agus dengan penuh kehangatan.

Tangisan pecah saat lantunan puisi dan lagu perpisahan menggema. Banyak personel tak kuasa menahan air mata, termasuk Irjen Agus sendiri yang tampak berusaha tegar ketika berpamitan satu per satu dengan para anggota dan staf yang selama ini dipimpinnya.

Satu per satu pejabat utama dan para Kapolres jajaran menyalami sang jenderal, menyampaikan ucapan terima kasih dan doa atas dedikasinya. Momen itu menjadi simbol eratnya hubungan kekeluargaan di lingkungan Polda Sulawesi Tengah.

Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Djoko Wienartono mengatakan, prosesi pelepasan itu merupakan bentuk penghormatan atas pengabdian dan kepemimpinan Irjen Agus Nugroho selama bertugas di Sulawesi Tengah.

“Selama kepemimpinannya, banyak hal positif yang tercipta atas terobosan Irjen Agus Nugroho, baik dalam peningkatan kinerja organisasi maupun pelayanan kepada masyarakat,” ujar Djoko.

Dengan berakhirnya masa tugas Irjen Agus, tongkat estafet kepemimpinan kini resmi berpindah ke Irjen Pol Dr. Endi Sutendi. Momentum itu menjadi awal babak baru bagi Polda Sulawesi Tengah untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, sekaligus melanjutkan program-program yang telah dirintis pendahulunya.