Narasita.com- JAKARTA, — Program Mudik Gratis BUMN 2026 resmi dimulai melalui prosesi flag off yang digelar di Ring Road Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Selasa (17/3/2026). Pemberangkatan bus dimulai pukul 08.00 WIB, menandai keberangkatan ribuan pemudik menuju berbagai daerah di Indonesia.

Acara pelepasan tersebut dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Kepala BP BUMN Dony Oskaria, Wakil Kepala BP BUMN Tedi Bharata, Aster Panglima TNI Mayjen Suhardi, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Dalam sambutannya, Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan apresiasi kepada BUMN atas penyelenggaraan program mudik gratis. Menurut dia, program ini menjadi salah satu upaya untuk mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, khususnya sepeda motor, selama arus mudik.

“Pemerintah mengucapkan terima kasih kepada BUMN yang telah menghadirkan program ini. Ini sejalan dengan arahan Presiden agar negara hadir memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pada seremoni pelepasan, sebanyak 66 unit bus dengan sekitar 3.300 peserta diberangkatkan. Bus-bus tersebut merupakan bagian dari kolaborasi 96 perusahaan BUMN dan anak usahanya.

Secara keseluruhan, Program Mudik Gratis BUMN 2026 mencatat realisasi sebanyak 116.688 pemudik, melampaui target awal 104.000 pemudik atau meningkat sekitar 10 persen. Para peserta diberangkatkan menuju lebih dari 200 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

Adapun total armada yang disiapkan meliputi 1.541 bus untuk sekitar 83.432 penumpang, 99 rangkaian kereta api bagi 28.720 penumpang, serta 46 kapal laut yang mengangkut 4.532 penumpang.

Program ini juga menyediakan fasilitas inklusif, seperti bus khusus bagi penyandang disabilitas. Selain itu, penggunaan bus listrik turut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya mendukung transportasi ramah lingkungan.

Dony Oskaria menegaskan bahwa program ini merupakan wujud komitmen BUMN dalam memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya pada momentum Idulfitri.

“Program ini adalah bentuk gotong royong BUMN untuk memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat, sekaligus membantu mengurangi kepadatan lalu lintas,” kata Dony.

Ia menambahkan, meningkatnya jumlah peserta setiap tahun menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program tersebut.

Senada dengan itu, Direktur Utama Jasa Raharja yang juga Ketua Koordinator Mudik Gratis BUMN 2026, Muhammad Awaluddin, menyebut keberhasilan program ini merupakan hasil kolaborasi berbagai BUMN.

“Tahun ini realisasi peserta melampaui target. Ini menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat sekaligus kepercayaan terhadap program Mudik Gratis BUMN,” ujarnya.

Penyelenggaraan program ini turut melibatkan berbagai pihak, seperti Kementerian Perhubungan, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta pemangku kepentingan lainnya.

Sejalan dengan tema mudik nasional tahun ini, “Mudik Nyaman Bersama”, program ini diharapkan mampu menghadirkan perjalanan mudik yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.rls