Narasita com- Jakarta,  — Pembina Samsat Nasional yang terdiri dari PT Jasa Raharja, Kementerian Dalam Negeri, dan Kepolisian Republik Indonesia, menggelar audiensi dengan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo, di Kantor Gubernur DKI Jakarta, Rabu (23/4).

Pertemuan ini bertujuan menyelaraskan kebijakan terkait pajak kendaraan bermotor dan tata kelola Samsat di wilayah ibu kota.

Direktur Utama PT Jasa Raharja Rivan A. Purwantono, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Dr. Drs. Agus Fatoni, serta Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho hadir dalam pertemuan tersebut.

Dalam audiensi tersebut, dibahas berbagai kebijakan strategis, termasuk penyederhanaan proses pembayaran pajak kendaraan, peningkatan akurasi data kendaraan, hingga penguatan kepastian hukum dalam pemungutan pajak.

“DKI Jakarta akan memberikan insentif bagi wajib pajak yang taat, namun tidak untuk yang melanggar. Ini sesuai prinsip keadilan,” ungkap Agus Fatoni.

Ia juga mengungkapkan bahwa penghapusan pajak progresif tengah dipertimbangkan untuk meningkatkan ketertiban administrasi dan mendorong masyarakat segera melakukan balik nama kendaraan. Terlebih, Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor ke-2 (BBN2) telah dihapus di beberapa daerah.

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho menyatakan bahwa data kendaraan yang akurat juga penting bagi kepolisian dalam konteks forensik dan penegakan hukum lalu lintas.

Ia menambahkan, penertiban kendaraan mewah, parkir liar, serta penerapan tilang elektronik (ETLE) juga menjadi bagian dari agenda pembahasan.

Sementara itu, Rivan A. Purwantono menekankan pentingnya data kendaraan yang valid dalam proses identifikasi korban kecelakaan. “Data ini sangat penting sebagai dasar dalam pemberian santunan korban kecelakaan,” jelasnya.

Rivan juga mengapresiasi rencana pembentukan tim kerja lintas sektor yang akan menyusun program kolaboratif antara Pemprov DKI Jakarta dan Pembina Samsat Nasional. Tim ini diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang bermanfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung kinerja pemerintah daerah.

PT Jasa Raharja sebagai BUMN penyedia asuransi sosial menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan berbagai pihak dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat korban kecelakaan lalu lintas.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi lintas sektor untuk mendukung tertib administrasi kendaraan, peningkatan pendapatan daerah, serta keselamatan lalu lintas yang lebih baik di DKI Jakarta.