Narasita – PARIGI – Empat hari menjelang Hari Raya Idul Fitri, Satuan Tugas (Satgas) Madago Raya semakin mengintensifkan patroli di kawasan hutan dan pegunungan di wilayah operasinya. Patroli yang dilakukan oleh Tim Alfa 2 Satgas III Preventif Ops Madago Raya ini berlangsung di wilayah Purwosari-Torue-Astina, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Rabu (26/3/2025).
Langkah ini dilakukan untuk mencegah munculnya tempat pelatihan baru yang dapat menjadi ancaman keamanan serta mempersempit penyebaran paham radikal. Selain itu, patroli juga bertujuan memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama bulan Ramadan dan menjelang perayaan Idul Fitri.
Dansat Brimob Polda Sulawesi Tengah selaku Kasatgas III Preventif, Kombes Kurniawan Tandi Rongre, menegaskan bahwa patroli ini merupakan bagian dari strategi preventif untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah operasi.
“Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan masyarakat, terutama dalam menghadapi perayaan Idul Fitri. Dengan adanya patroli ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat bisa menjalankan ibadah dan aktivitas sehari-hari dengan aman dan nyaman,” ujar Kombes Kurniawan.
Patroli yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya melibatkan personel dari berbagai satuan kepolisian, terutama Brimob, yang memiliki pengalaman dalam menghadapi potensi ancaman di wilayah hutan dan pegunungan. Tim patroli bergerak melalui jalur-jalur strategis yang berpotensi menjadi tempat persembunyian atau pergerakan kelompok tertentu yang dapat mengancam stabilitas keamanan.
Selain menyisir area yang rawan, petugas juga berkoordinasi dengan masyarakat setempat, terutama para pekebun dan warga yang tinggal di daerah sekitar hutan. Mereka diajak untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan memberikan informasi jika melihat aktivitas mencurigakan.
“Kami juga mengingatkan agar kita semua tetap menjaga kebersamaan dan kedamaian. Jika ada aktivitas yang mencurigakan, jangan ragu untuk segera melaporkannya ke aparat kepolisian terdekat,” tambah Kombes Kurniawan.
Menurutnya, pengawasan yang lebih ketat di kawasan perbatasan juga menjadi fokus utama. Wilayah-wilayah terpencil sering kali menjadi tempat pergerakan kelompok yang memiliki ideologi radikal atau melakukan aktivitas ilegal. Oleh karena itu, patroli intensif diharapkan dapat mencegah potensi gangguan keamanan sebelum terjadi.
Upaya yang dilakukan oleh Satgas Madago Raya mendapatkan apresiasi dari warga setempat. Para pekebun dan penduduk yang tinggal di sekitar kawasan patroli merasa lebih tenang dengan kehadiran aparat kepolisian yang rutin mengawasi wilayah mereka.
Gusti, salah seorang pekebun di Torue, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada tim Brimob yang telah melakukan patroli di sekitar kebun tempatnya bekerja.
“Kami sangat berterima kasih kepada Tim Brimob yang sudah patroli ke gunung dan kebun kami. Kehadiran mereka memberikan rasa aman bagi kami yang sedang berkebun. Terima kasih banyak kepada para komandan dan anggota Brimob atas pengabdiannya,” ujar Gusti.
Bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari hasil kebun, keamanan menjadi hal yang sangat penting. Banyak dari mereka harus pergi ke kebun sejak pagi hingga sore hari, bahkan ada yang menginap di pondok-pondok kebun. Dengan adanya patroli rutin, mereka merasa lebih terlindungi dari ancaman yang mungkin muncul.
Patroli yang dilakukan Satgas Madago Raya tidak hanya dilakukan menjelang Idul Fitri, tetapi akan terus berlanjut hingga setelah perayaan. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan, termasuk potensi gangguan keamanan yang bisa terjadi setelah hari raya.
“Kami tidak hanya fokus pada pengamanan sebelum Idul Fitri, tetapi juga setelahnya. Kami ingin memastikan bahwa seluruh rangkaian ibadah dan perayaan berlangsung dengan aman,” jelas Kombes Kurniawan.
Selain patroli darat, pengawasan juga dilakukan melalui kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan tokoh masyarakat. Koordinasi ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah yang menjadi fokus operasi Satgas Madago Raya.
Sebagai salah satu satuan tugas yang beroperasi di wilayah Sulawesi Tengah, Satgas Madago Raya memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di daerah yang rawan terhadap potensi ancaman. Operasi yang mereka lakukan tidak hanya bersifat represif, tetapi juga preventif, dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Kombes Kurniawan menegaskan bahwa pihaknya akan terus bekerja keras untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.





