Narasita.com- PARIGI MOUTONG — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, berhasil dipadamkan berkat sinergi aparat TNI, Polri, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, serta warga setempat.
Pemadaman dilakukan di Dusun 2 dan Dusun 3 Desa Avolua, Kecamatan Parigi Utara, serta Dusun 1 Desa Uevolo, Kecamatan Siniu, pada Minggu (8/2/2026).
Komandan Rayon Militer (Danramil) 1306-08/Parigi memimpin langsung operasi pemadaman yang melibatkan personel Korem 132/Tadulako, Kodim 1306/KP, Yonif 711/Raksatama, dan Yonif TP 873/Mekanis Madani. Upaya tersebut juga didukung Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Taruna Siaga Bencana (Tagana), Dinas Pemadam Kebakaran, Manggala Agni, organisasi masyarakat, serta warga sekitar.
Pemadaman dilakukan secara manual menggunakan alat semprot air dan mobil pemadam kebakaran. Petugas juga berupaya memadamkan api yang merambat di dalam tanah melalui akar-akar pohon.
“Dari tiga zona pemadaman, terdapat delapan titik api yang seluruhnya berhasil dipadamkan. Saat ini kondisi sudah terkendali,” kata sumber dari lapangan.
Sebanyak sekitar 349 personel gabungan dikerahkan dalam operasi tersebut, dengan dukungan sejumlah mobil tangki air dan kendaraan pemadam kebakaran.
Untuk mengantisipasi kemungkinan munculnya kembali titik api, personel Koramil 1306-08/Parigi masih disiagakan di lokasi bekas kebakaran guna melakukan pemantauan secara berkelanjutan.rlis





