Narasita.com- Palu, — Setelah sukses menyalurkan program Beasiswa Berani Cerdas bagi mahasiswa S1, Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah menyiapkan program lanjutan untuk jenjang S2 dan dokter spesialis mulai tahun depan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulteng Yudiawati V. Windarusliana bmengatakan, program tersebut akan difokuskan pada bidang-bidang yang menjadi kebutuhan daerah, seperti kelistrikan, pertambangan, dan tenaga kesehatan.

“Untuk S2 tidak semua jurusan kami buka. Fokusnya pada kekhususan yang dibutuhkan daerah. Termasuk dokter spesialis dan subspesialis yang masih langka di rumah sakit kabupaten dan kota,” ujarnya di Palu,Selasa (11/11/2025).

Peserta penerima beasiswa S2 akan terikat dengan perjanjian kerja setelah menyelesaikan studi.

“Contohnya, bila seorang ASN S2 di bidang pertambangan, maka setelah lulus tidak boleh pindah dari instansi tersebut. Begitu juga dokter spesialis, kami ikat dengan ketentuan N x 2, artinya kalau kuliah lima tahun, maka wajib mengabdi sepuluh tahun di daerah asal,” katanya.

Dinas Pendidikan memperkirakan kuota awal untuk S2 dan spesialis sekitar 1.000 orang, termasuk 100 dokter spesialis, dengan pembiayaan yang disesuaikan kemampuan anggaran daerah.

“Program Berani Cerdas tetap menjadi prioritas utama Gubernur. Sejauh ini belum ada pengurangan anggaran, meskipun ada penyesuaian transfer daerah tahun depan,” ujarnya.