NARASITA-Palu – Anggota DPRD Kota Palu, Donald Payung, menggelar Reses Masa Sidang III Tahun 2025 di Jalan Purnawirawan I, Kecamatan Palu Selatan, Selasa (21/10/2025). Dalam kegiatan tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, terutama terkait persoalan air bersih, drainase, dan pengelolaan sampah.

Salah satu warga, Fredy, mengeluhkan keterbatasan pasokan air bersih yang hingga kini belum menjangkau sebagian wilayahnya. Ia berharap Pemerintah Kota Palu dapat memperluas jaringan distribusi air agar warga di kawasan tersebut mendapat fasilitas yang sama dengan daerah lain.

“Saya hanya berharap wilayah kami juga bisa menikmati jaringan air bersih seperti wilayah lain,” ujar Fredy.

Menanggapi hal itu, Lurah Tatura Utara, Faizal, menjelaskan bahwa proyek pemasangan jaringan air PDAM masih dalam tahap pelaksanaan di beberapa titik.

“Fokus PDAM saat ini masih pada pemasangan di area Tanjung 1 dan sekitarnya. Kami akan segera berkoordinasi dengan Direktur Utama PDAM UBK untuk mendapatkan informasi yang lebih akurat sebelum rapat evaluasi bulanan bersama ketua RT dan RW,” katanya.

Selain air bersih, warga juga menyoroti genangan air dan sistem drainase yang belum berfungsi optimal. Sejumlah titik di kawasan itu kerap tergenang saat hujan karena saluran air belum terbangun secara menyeluruh.

Donald Payung menegaskan bahwa pembangunan drainase di wilayah Tatura Utara akan menjadi prioritas sebelum dilakukan pengaspalan jalan. Menurutnya, perencanaan yang matang diperlukan agar proyek tidak mengurangi lebar jalan atau menimbulkan masalah baru.

“Kita harus buat drainase dulu, baru jalan diaspal. Kalau aspal dulu tanpa drainase, tidak lama akan rusak kembali,” kata Donald.

“Saya akan koordinasikan dengan Dinas PU dan Perkim supaya ada perencanaan drainase sebelum pengaspalan,” tambahnya.

Dalam pertemuan itu, turut dibahas pula persoalan pengelolaan sampah dan rencana bantuan usaha ternak ayam bagi warga. Donald mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah di lahan kosong, melainkan menampungnya di depan rumah agar mudah diangkut petugas kebersihan.

“Bantuan ternak ayam masih tahap pengajuan dan kemungkinan baru bisa direalisasikan pada tahun 2027. Kami juga akan memastikan program ini tidak menimbulkan gangguan bagi warga karena lokasi pemukiman di sini cukup padat,” jelasnya.IST