TURIN, NARASITA – Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, telah memberikan konferensi pers yang merinci kondisi skuad dan strategi tim menjelang pertandingan melawan Parma. Dalam sesi tersebut, Spalletti Juventus Parma akan menghadapi tantangan signifikan dengan absennya beberapa pemain kunci.

Konferensi pers yang berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026, di Allianz Stadium, Turin, Italia, ini bertujuan untuk menjelaskan kesiapan tim, strategi permainan, dan isu transfer. Spalletti Juventus Parma dihadapkan pada jadwal padat dan evaluasi mendalam terhadap kondisi pemain.

Beberapa pemain penting dipastikan absen. Kenan Yildiz tidak dapat bermain karena cedera, sementara Weston McKennie absen akibat kelelahan. Khephren Thuram juga mengalami cedera ringan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut. Kondisi ini menuntut Spalletti Juventus Parma untuk memutar otak mencari opsi terbaik.

Spalletti menyebutkan beberapa opsi untuk mengisi kekosongan, khususnya posisi Yildiz. Nama-nama seperti Kerim Alajbegovic, Nico Gonzalez, dan Jonathan David menjadi kandidat kuat. Alajbegovic, gelandang muda berusia 19 tahun, dipuji karena memiliki sentuhan halus dan tendangan keras dari kedua kakinya.

Isu transfer juga menjadi sorotan. Negosiasi untuk mendatangkan Franck Kessie masih berlangsung, namun terhambat oleh aturan Financial Fair Play. Sementara itu, Nico Gonzalez dinilai memiliki harga yang pantas dan tidak akan dilepas secara gratis.

Dalam kesempatan ini, Spalletti turut memuji perekrutan kiper baru, Kamil Grabara. Grabara dinilai memiliki gaya bermain natural layaknya pemain outfield. Bersama Guglielmo Vicario, Juventus kini memiliki dua kiper berkualitas setelah kepergian kiper sebelumnya.

“Kami harus menjaga keseimbangan permainan sepanjang pertandingan. Kolo Muani punya kualitas luar biasa, meski butuh menemukan form terbaiknya. Saya yakin ia akan menjadi pencetak gol handal bagi Juventus,” kata Luciano Spalletti, Pelatih Juventus.

Spalletti menambahkan, “Alajbegovic adalah pemain muda dengan kualitas bagus, sentuhan halus, dan tendangan keras dari kedua kaki.”

Mengenai transfer Kessie, Spalletti menjelaskan, “Manajemen masih bernegosiasi soal Franck Kessie, tetapi aturan Financial Fair Play membatasi langkah kami.” Ia juga mengungkapkan, “Grabara adalah kiper dengan gaya natural, klub bekerja bagus mendatangkan dua kiper berkualitas setelah kepergian sebelumnya.”

Secara keseluruhan, konferensi pers Spalletti menegaskan fokus Juventus pada keseimbangan permainan melawan Parma. Absennya Yildiz dan McKennie serta kondisi Thuram menjadi tantangan, tetapi Spalletti percaya pada kualitas Kolo Muani dan pemain muda seperti Alajbegovic. Isu transfer Kessie dan keberadaan Grabara menambah dinamika skuad. Juventus diharapkan tampil agresif dan menekan pertahanan Parma, namun tetap waspada terhadap kecepatan El Bilal Toure.