MILAN, NARASITA – Benjamin Pavard kembali ke skuad utama Inter Milan setelah menjalani masa peminjaman di klub Ligue 1, Marseille, sejak Agustus 2025. Bek berpengalaman asal Prancis ini siap memulai babak baru bersama Nerazzurri, dengan potensi debut keduanya melawan Cagliari pada akhir pekan ini.
Keputusan untuk membawa kembali Benjamin Pavard ke Inter Milan menjadi sorotan. Sebelumnya, Pavard sempat meminta transfer pada akhir Agustus 2025, yang kemudian mengantarnya ke Marseille. Kini, setahun berselang, ia kembali ke markas Inter Milan setelah keinginannya untuk mendapatkan kesempatan baru di klub pimpinan Giuseppe Marotta tersebut terkabul.
Pemain berusia 30 tahun tersebut dikenal sebagai bek serbaguna yang mampu bermain sebagai bek tengah maupun bek kanan. Pengalaman internasionalnya yang luas, termasuk saat membela Lille, Stuttgart, Bayern Munich, dan Inter Milan sebelum dipinjamkan, menjadikannya aset berharga. Pada musim 2025/26 bersama Marseille, Benjamin Pavard tampil dalam 28 pertandingan Ligue 1, mencetak 2 gol, dan menyumbang 3 assist.
Situasi Benjamin Pavard di Inter Milan sempat tidak menentu, bahkan ia sempat masuk daftar jual klub. Negosiasi untuk mencari penggantinya pun berlangsung berminggu-minggu. Namun, kepercayaan manajemen dan pelatih Cristian Chivu akhirnya membuat Benjamin Pavard kembali dipercaya sebagai bagian integral dari skuad utama Inter Milan.
“Pada akhir Agustus 2025, setelah diskusi internal, Pavard dengan tegas meminta transfer dan dipinjamkan ke Marseille. Dan sekarang, ia ingin mendapatkan kesempatan baru di Inter dan keinginannya terkabul,” demikian laporan dari Gazzetta dello Sport.
Pelatih Inter, Cristian Chivu, menyambut baik kembalinya Benjamin Pavard. “Pavard adalah bek berpengalaman. Kami senang dia kembali dan siap membantu tim,” kata Chivu.
Dengan kontrak yang masih berlaku hingga Juni 2027 dan nilai pasar sekitar €18 juta, kembalinya Benjamin Pavard ke Inter Milan diharapkan dapat memperkuat lini belakang tim. Laga melawan Cagliari akan menjadi panggung penting bagi Pavard untuk membuktikan kembali kemampuannya di hadapan publik Giuseppe Meazza dan para pendukung Inter Milan.





