PANDEGLANG, NARASITA – Memasuki hari kelima operasi SAR, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda yang berada di dalam speed boat di perairan Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Sabtu (12/9). Upaya pencarian diperluas melalui jalur laut dan udara dengan membagi area menjadi beberapa sektor.
Berdasarkan Rencana Operasi SAR Hari ke-5, pencarian dimulai pukul 07.00 WIB. Tim SAR Gabungan melakukan perluasan wilayah penyisiran untuk mengoptimalkan penemuan delapan orang yang belum ditemukan.
Pencarian melalui jalur laut dibagi menjadi enam sektor, yakni Sektor T, U, Z, W, X, dan Y, dengan total luas area pencarian mencapai 2.537 nautical mile persegi (NM²). Sebanyak 2.537 NM² wilayah perairan Selat Sunda disisir dalam upaya pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda ini.
Sementara itu, pencarian udara melalui Sektor H mencakup area seluas 2.063 NM² untuk memperluas jangkauan pemantauan. Strategi ini diharapkan dapat mempercepat proses pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda.
Pencarian laut melibatkan berbagai unsur SAR, termasuk KRI Kerambit, KP Sanjaya, KAL Pahawang, KRI Leuser, KAL Anyer, KN SAR Antasena, KN SAR Basudewa, TB Gunung Santri, KP Hayabusa, RIB 02 Banten, KN SAR Tetuka 247, RBB Pulau Peucang, serta RIB 02 Lampung. Berbagai armada dikerahkan untuk pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda.
Untuk mendukung pemantauan udara, Tim SAR juga mengerahkan Helikopter HR-3604 dan dua unit Drone Thermal Basarnas. Teknologi ini sangat membantu dalam menyisir area yang luas dan sulit dijangkau.
Delapan orang yang masih dalam pencarian adalah Warta (55) selaku kapten kapal, Surakman (60) selaku ABK, Heriyanto (49) selaku guide, M. Bagus Khoirunnas (28) jurnalis Antara, Ari Basuki (52) jurnalis Merdeka, Yudhis jurnalis iNews, Daus (42) jurnalis Anadolu, serta Donal seorang freelance.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, menyampaikan bahwa perluasan wilayah operasi ini bertujuan untuk mengoptimalkan penyisiran. Basarnas terus berupaya maksimal dalam operasi ini.
“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan,” kata Al Amrad.
Ia juga menegaskan bahwa keselamatan personel tetap menjadi prioritas utama, mengingat kondisi perairan Selat Sunda yang dinamis. Upaya maksimal akan terus dilakukan dalam pencarian 8 orang hilang di Selat Sunda.
“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” tambahnya.
Kondisi cuaca di lokasi diperkirakan cerah berawan hingga berawan, dengan angin bertiup dari arah tenggara hingga selatan berkecepatan 10–20 knot dan tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2,5 meter. Operasi SAR masih berlangsung, dengan delapan orang masih berstatus dalam pencarian.





