BANGGAI, NARASITA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah bersama Pemerintah Kabupaten Banggai dan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten Banggai resmi meluncurkan Gerakan Banggai Jumat Menabung atau yang dikenal sebagai Gerbang Juna. Program ini diluncurkan pada Minggu, 20 September 2026, di Kabupaten Banggai, bertujuan untuk menanamkan kebiasaan menabung sejak dini.

Gerbang Juna merupakan inisiatif unggulan TPAKD Kabupaten Banggai yang disinergikan dengan OJK Provinsi Sulawesi Tengah dan Pemerintah Kabupaten Banggai. Program ini secara khusus menyasar pelajar tingkat SD, SMP, dan SMA agar memiliki kebiasaan menabung.

Program Gerbang Juna menjadi salah satu upaya penting untuk mendukung peningkatan Indeks Akses Keuangan Daerah (IKAD) Kabupaten Banggai. IKAD adalah instrumen pengukuran akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, yang juga merupakan indikator keberhasilan program inklusi keuangan di daerah.

Melalui peningkatan jumlah rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dalam program Gerbang Juna, diharapkan cakupan layanan keuangan dapat meluas hingga menjangkau kelompok usia sekolah yang selama ini belum sepenuhnya tersentuh layanan keuangan formal.

Pelaksanaan Gerbang Juna mendorong pelajar untuk menabung secara rutin dari hari Senin hingga Jumat. Uang yang terkumpul akan disisihkan melalui petugas sekolah, dan setiap hari Jumat, tabungan tersebut akan dijemput oleh perwakilan Industri Jasa Keuangan (IJK) untuk disetorkan ke rekening SimPel masing-masing pelajar. Mekanisme ini dirancang untuk memudahkan pelajar menabung secara konsisten.

Implementasi Gerbang Juna sejalan dengan peningkatan kepemilikan rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di Kabupaten Banggai. Data hingga Agustus 2026 menunjukkan adanya 96.963 rekening SimPel dengan total nominal tabungan mencapai Rp14,22 miliar. Angka ini meningkat signifikan dibandingkan periode yang sama di tahun 2025, yang tercatat sebanyak 83.287 rekening dengan nominal Rp11,71 miliar. Secara tahunan, jumlah rekening meningkat sebesar 16,42 persen, sedangkan nominal tabungan naik sebesar 21,46 persen.

Selain mendorong kebiasaan menabung, peluncuran Gerbang Juna juga dimeriahkan dengan lomba Ranking 1 bagi pelajar. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman pelajar mengenai pengelolaan keuangan, produk jasa keuangan, serta pentingnya menerapkan perilaku keuangan yang bijak sejak dini.

Kepala OJK Provinsi Sulawesi Tengah, Bonny Hardi Putra, menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi semua pihak dalam mewujudkan Gerbang Juna.

“Menabung bukan sekadar menyimpan uang, tetapi juga membangun karakter disiplin dan kemandirian finansial, sehingga rekening tabungan menjadi sarana pembelajaran penting untuk membentuk perilaku keuangan yang sehat,” kata Bonny Hardi Putra.

Bonny juga berpesan agar para pelajar rajin menabung, bijak menggunakan uang, dan tidak mudah tergiur tawaran keuntungan tidak masuk akal atau layanan keuangan ilegal di era digital.

“Mulailah membangun kebiasaan keuangan yang baik dari sekarang, karena langkah kecil yang kalian lakukan hari ini akan menentukan masa depan yang besar di kemudian hari,” tegasnya.

Peluncuran Gerbang Juna merupakan bagian dari sinergi Otoritas Jasa Keuangan, Pemerintah Kabupaten Banggai, TPAKD Kabupaten Banggai, Bank Indonesia, Lembaga Penjamin Simpanan, dan Industri Jasa Keuangan. Sinergi ini bertujuan untuk memperluas akses keuangan dan meningkatkan inklusi keuangan di daerah. Program ini juga mendukung implementasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) melalui produk SimPel serta mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai layanan dan sistem keuangan formal.

Melalui Gerbang Juna, kebiasaan menabung diharapkan dapat menjadi bagian dari perilaku keuangan pelajar sehari-hari. Ke depan, sinergi semua pihak akan terus diperkuat untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan formal, meningkatkan kepemilikan rekening SimPel, dan mendukung peningkatan inklusi keuangan serta Indeks Akses Keuangan Daerah Kabupaten Banggai secara berkelanjutan.