ROMA, NARASITA – Striker asal Belanda, Donyell Malen, dilaporkan menunjukkan kemajuan signifikan dalam pemulihan cedera lututnya setelah absen dari skuad Timnas Belanda. Malen mengalami cedera saat membela AS Roma melawan Inter pada September 2026 dan kini menjalani fisioterapi intensif di pusat latihan Trigoria.
Kondisi Donyell Malen menjadi perhatian utama bagi klubnya, AS Roma, dan juga Timnas Belanda. Pemain berusia 27 tahun ini belum dapat berlatih bersama grup utama dan masih fokus pada latihan individu di bawah pengawasan tim medis.
Cedera lutut memaksa Donyell Malen menepi dari lapangan hijau. Instruksi medis menyarankan kehati-hatian dalam proses pemulihan untuk memastikan ia kembali dalam kondisi prima tanpa risiko cedera berulang.
Musim 2026/27, Donyell Malen tampil impresif dengan mencetak 21 gol dari 23 pertandingan di Serie A. Statistik ini menjadikannya salah satu penyerang paling produktif di liga, menunjukkan pentingnya kehadirannya bagi Roma.
Pelatih Roma, Gian Piero Gasperini, telah memberikan waktu libur empat hari kepada tim, yang akan kembali berlatih pada Selasa sore. Harapannya, Donyell Malen dapat segera pulih dan bergabung kembali dengan tim.
Roma dijadwalkan akan menghadapi Como pada 11 Oktober 2026 dalam pertandingan berikutnya. Kehadiran Donyell Malen sangat dinantikan untuk memperkuat lini serang klub ibu kota Italia tersebut.
“Malen menunjukkan kemajuan dalam pemulihan dari cedera lutut,” demikian laporan dari Corriere dello Sport. Laporan tersebut memberikan harapan bagi para penggemar yang menantikan kembali striker andalan mereka.
“Statistiknya luar biasa: 23 pertandingan dan 21 gol di Serie A,” menurut data resmi Serie A. Angka-angka ini menegaskan kualitas dan kontribusi besar Donyell Malen bagi AS Roma.





