LISBON, NARASITA – Penyerang tim nasional Denmark, Rasmus Hojlund, memberikan penjelasan terkait selebrasi khas ‘Siu’ yang ia lakukan setelah pertandingan melawan Portugal. Aksi selebrasi Hojlund tersebut memicu perbincangan, mengingat Cristiano Ronaldo, yang mempopulerkan selebrasi itu, tidak bermain dalam laga tersebut.
Hojlund menegaskan bahwa selebrasi yang ia tunjukkan adalah bentuk penghormatan tulus kepada idolanya, Cristiano Ronaldo. Ia menampik anggapan bahwa aksinya merupakan bentuk ketidak-sukaan atau provokasi.
“Itu hanya sebuah bentuk penghormatan kepada seorang pemain yang mungkin telah mengakhiri kariernya bersama tim nasional setelah apa yang terjadi pada malam sebelum pertandingan,” kata Rasmus Hojlund.
Hojlund menambahkan bahwa keputusannya melakukan selebrasi Hojlund tersebut didasari oleh kekaguman pribadi. “Karena itu, saya hanya ingin memberikan satu penghormatan lagi kepadanya, Hal itu sama sekali tidak ada hubungannya dengan sikap tidak hormat. Dia adalah idola terbesar saya,” ujarnya.
Pernyataan Hojlund ini mengklarifikasi spekulasi yang muncul pasca-pertandingan Denmark vs Portugal pada tanggal 09/09. Hal ini menunjukkan respek tinggi Hojlund terhadap megabintang asal Portugal tersebut, meski mereka berada di tim yang berbeda. Penghormatan Hojlund ini juga menggarisbawahi pengaruh Cristiano Ronaldo yang begitu besar di dunia sepak bola.





