Narasita.com- Palu, – Wakil Ketua II DPRD Kota Palu,Moh Anugerah Pratama , menyoroti efektivitas pengadaan 28 unit bus Transpalu yang dioperasikan oleh Dinas Perhubungan Kota Palu. Ia menilai Kota Palu belum siap untuk mengelola jumlah armada sebanyak itu secara optimal.
“Kalau untuk uji coba, satu dua unit cukup dulu. Kalau langsung 28, siapa semua yang mau naik? Tidak efektif,” ujar Anugerah saat ditemui usai rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Palu, Rabu (3/7/2025).
Anugerah menyebut meski laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2024 yang disampaikan Wali Kota tergolong baik dari sisi penyusunan keuangan, namun masih banyak aspek program pembangunan yang perlu dibenahi. Salah satu sorotan utama datang dari sektor transportasi publik.
Menurutnya, alokasi anggaran operasional untuk bus Transpalu lebih besar dibandingkan pemasukan bulanan dari sektor tersebut.
Meski enggan mengomentari terlalu jauh program prioritas Wali Kota, Anugerah berharap dalam 100 hari kerja ke depan, Wali Kota dapat melahirkan inovasi yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Saya belum mau terlalu banyak mengkritik karena saya juga masih baru. Tapi harapannya jelas, Wali Kota perlu fokus pada program yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” katanya.





