ROMA, NARASITA – Bek anyar Lazio, Diogo Leite, berhasil menarik perhatian dengan statistik apik yang ia torehkan pada musim lalu. Angka-angka impresif ini menempatkan Diogo Leite sebagai kandidat kuat untuk posisi starter di lini belakang Biancocelesti pada musim kompetisi mendatang.

Didatangkan secara bebas transfer dari Union Berlin, Diogo Leite memilih Lazio di tengah banyaknya tawaran dari klub-klub lain. Bek asal Portugal ini bergabung dengan formasi pertahanan baru Lazio bersama Danilo Doekhi, Oliver Provstgaard, dan Josip Sutalo, yang semakin memperketat persaingan.

Analisis statistik dari situs DataMB menunjukkan keunggulan Diogo Leite dibandingkan bek tengah Lazio lainnya dalam beberapa aspek krusial. Ia mencatatkan rata-rata 9,62 umpan panjang per 90 menit dan 9,82 umpan progresif, menunjukkan kemampuannya dalam membangun serangan dari lini belakang.

Tidak hanya itu, Diogo Leite juga unggul dalam aksi progresif dengan 10,15 kali dan berhasil memenangkan 9,15 duel per 90 menit. Dalam duel bertahan, ia mencatat 3,74 kemenangan, sementara dalam duel menyerang mencapai 1,62 kemenangan per 90 menit. Catatan umpan panjangnya bahkan diakui sebagai yang terbaik di Bundesliga musim lalu, memperkuat potensi Diogo Leite.

Statistik yang mengesankan ini tentu menjadi modal berharga bagi Diogo Leite untuk mendapatkan kepercayaan penuh dari pelatih Gennaro Gattuso. Pelatih tersebut sebelumnya menyatakan bahwa ia memiliki empat bek tengah dengan kualitas yang setara, dan data performa Diogo Leite ini memberikan dimensi baru pada persaingan posisi.

Dengan performa berbasis data yang begitu kuat, peluang bagi pemain berusia 27 tahun ini untuk mengamankan tempat utama di lini belakang Lazio kini terbuka lebar. Kehadiran Diogo Leite diharapkan dapat memperkuat benteng pertahanan Elang Ibu Kota.