PALU, NARASITA – Pemerintah Kota Palu memberikan apresiasi tinggi kepada Centratama Group atas kontribusinya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Dukungan ini diwujudkan dengan penyediaan fasilitas Digital Library SMPN 6 Palu yang diresmikan pada Rabu, 26/08.
Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Palu, Hardi, yang mewakili Wali Kota Palu. Peresmian Digital Library SMPN 6 Palu ini menjadi bagian dari Kick Off Ceremony Connectivity for Community Program 2026.
Acara peresmian itu turut dihadiri oleh Chief People & Corporate Affairs Officer Centratama Group, Kania Mustikasari, serta Vice President Resource Mobilization & Impact Human Initiative, Romi Ardiansyah. Sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Palu juga turut hadir dalam kegiatan penting ini.
Dalam sambutannya, Kadis Hardi secara khusus menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Centratama Group atas kepedulian dan kontribusinya. Dukungan terhadap Digital Library SMPN 6 Palu ini diharapkan dapat memajukan pendidikan di Kota Palu.
“Atas nama Pemerintah Kota Palu, kami menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Centratama Group atas kepedulian dan kontribusinya dalam mendukung kemajuan pendidikan di Kota Palu,” kata Hardi.
Menurut Kadis Hardi, di era transformasi digital saat ini, perpustakaan bukan lagi sekadar tempat menyimpan buku. Ia menekankan bahwa perpustakaan harus berkembang menjadi ruang belajar yang interaktif, inklusif, kreatif, dan mampu memberikan akses luas terhadap berbagai sumber pengetahuan.
Pembangunan Digital Library SMPN 6 Palu dinilai sebagai langkah positif dan strategis dalam memperkuat ekosistem pendidikan berbasis teknologi. Fasilitas ini diharapkan dapat memperluas akses siswa terhadap bahan bacaan dan sumber pembelajaran.
“Kehadiran perpustakaan digital diharapkan dapat memperluas akses peserta didik terhadap bahan bacaan dan sumber pembelajaran, meningkatkan budaya literasi, sekaligus mendorong lahirnya generasi muda Kota Palu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, adaptif, dan melek teknologi,” ujar Hardi.
Kadis Hardi berharap fasilitas Digital Library SMPN 6 Palu ini tidak hanya menjadi ruang digital yang representatif, tetapi juga dimanfaatkan secara optimal oleh siswa dan guru. Pemanfaatan optimal ini penting untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih modern.
Kadis juga berpesan kepada pihak sekolah agar fasilitas yang dibangun melalui program TJSL tersebut dijaga, dirawat, dan dikembangkan secara berkelanjutan. Hal ini untuk memastikan keberlanjutan manfaat yang diberikan oleh Digital Library SMPN 6 Palu.
“Jadikan Digital Library ini sebagai pusat aktivitas literasi, pembelajaran, inovasi, serta pengembangan potensi peserta didik,” pesan Hardi.
Program Digital Library SMPN 6 Palu ini akan dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana pendukung. Meliputi renovasi ruang kelas/perpustakaan menjadi Pojok Baca Digital, dua unit AC, serta platform perpustakaan digital dengan standar minimal setara EDOO.
Selain itu, koleksi e-book senilai Rp50 juta, koneksi internet selama satu tahun dengan kecepatan minimal 100 Mbps, kapasitas penyimpanan sekitar 100 GB, serta 10 unit komputer PC juga termasuk dalam fasilitas ini. Termasuk satu unit Smart TV atau Smart Whiteboard, furnitur dan perlengkapan ruangan, mural perpustakaan, papan informasi/donasi.
Program ini juga mencakup sosialisasi dan pelatihan bagi pengelola perpustakaan, serta monitoring pemanfaatan fasilitas selama satu tahun. Siswa juga akan didorong untuk aktif mengunjungi dan memanfaatkan fasilitas Digital Library SMPN 6 Palu sebagai bagian dari program pemanfaatan perpustakaan digital.
Lebih lanjut, Kadis Hardi menegaskan bahwa pembangunan kota tidak dapat dilakukan hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan.
“Kami menyambut baik komitmen Centratama Group yang melalui program TJSL/CSR turut mengambil bagian dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kota Palu,” ujarnya.
Kadis berharap hubungan harmonis dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan diperkuat, tidak hanya dalam pembangunan sarana pendidikan. Tetapi juga melalui berbagai program lain yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal tersebut, kata Kadis, sejalan dengan semangat Pemerintah Kota Palu untuk membangun kota yang mandiri, aman dan nyaman, tangguh, serta profesional. Semua itu dalam kerangka pembangunan berkelanjutan yang berbasis pada kearifan lokal dan nilai-nilai keagamaan.
Kepada seluruh siswa SMP Negeri 6 Palu, Kadis Hardi berpesan agar fasilitas dan teknologi yang tersedia dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk belajar, berkarya, dan meraih cita-cita. Ini adalah kesempatan emas untuk memaksimalkan potensi dengan dukungan Digital Library SMPN 6 Palu.
“Jangan hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi jadilah generasi yang mampu menciptakan inovasi dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,” pesan Hardi.
Sementara kepada para guru, Kadis berharap kehadiran Digital Library SMPN 6 Palu dapat semakin memperkuat proses pembelajaran. Ini juga untuk menciptakan suasana pendidikan yang lebih menarik, modern, dan relevan dengan perkembangan zaman.
“Semoga pembangunan ini berjalan lancar, memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi warga sekolah, dan menjadi salah satu investasi penting dalam mencetak generasi emas Kota Palu yang unggul, berkarakter, berpengetahuan, serta mampu bersaing di era digital,” kata Hardi.
Kadis pun mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat semangat kolaborasi dalam mewujudkan pendidikan yang lebih baik dan masa depan Kota Palu yang semakin maju.






