MILAN, NARASITA – Davide Frattesi bersinar di Lazio dengan awal musim yang impresif. Kondisi ini membuat sorotan kembali mengarah pada keputusan Inter Milan yang melepas gelandang berusia 26 tahun tersebut pada bursa transfer musim panas lalu. Muncul pertanyaan besar apakah Nerazzurri kini menyesali kepergian Frattesi yang begitu cepat.
Frattesi langsung menunjukkan performa gemilang di bawah asuhan pelatih Rino Gattuso di Lazio. Ia berhasil mencetak tiga gol dalam tiga pertandingan pertama Serie A, ditambah satu gol penting saat membela Timnas Italia menghadapi Turki. Performa cemerlang Frattesi bersinar di Lazio menjadi bukti adaptasi cepatnya.
Media olahraga terkemuka, La Gazzetta dello Sport, turut menyoroti performa Frattesi yang begitu impresif. Mereka mempertanyakan keputusan Inter melepas pemain ini, terutama setelah melihat kontribusinya yang langsung terasa di klub barunya.
“Apakah Frattesi benar-benar sudah tepat meninggalkan Inter? Di sisi Nerazzurri, bukankah ada penyesalan setelah melihat awal musimnya yang luar biasa?” tulis Gazzetta.
Menurut laporan tersebut, Frattesi mendapatkan kebebasan dan kepercayaan penuh di Lazio, hal yang disebutnya tidak lagi ia rasakan di Inter. Perubahan hierarki dalam tim menjadi faktor penting yang membantunya menemukan kembali performa terbaiknya dan Frattesi bersinar di Lazio.
Selama membela Inter, Frattesi tercatat tampil dalam 122 pertandingan, namun hanya 36 kali di antaranya sebagai starter. Ia berhasil mencetak 15 gol dan menyumbang 12 assist. Dua golnya bahkan menjadi bagian dari momen krusial dalam sejarah Inter baru-baru ini.
Frattesi mencetak gol kemenangan pada menit ke-88 saat melawan Bayern Munich dan gol yang membawa Inter menang 4-3 atas Barcelona di babak tambahan waktu. Momen-momen ini menunjukkan potensi besar yang sebenarnya dimiliki Frattesi di Inter.
Gazzetta juga berpendapat bahwa Inter sebenarnya masih bisa memberikan kesempatan lebih banyak kepada Frattesi. Namun, klub lebih memilih untuk membangun lini tengah dengan komposisi yang berbeda. Keputusan ini kini kembali dipertanyakan setelah Frattesi bersinar di Lazio.
Di sisi lain, Frattesi sendiri dikabarkan memang ingin mencari suasana baru dan kembali menemukan jati dirinya sebagai pemain. Lazio kemudian menjadi klub yang memberinya peran lebih besar, sehingga ia dapat menunjukkan kemampuannya secara optimal.
Kini, dengan Frattesi bersinar di Lazio di bawah kepemimpinan Gattuso, satu pertanyaan besar muncul: apakah Inter akan menyesali keputusan yang telah mereka buat? Untuk saat ini, jawabannya masih harus menunggu bagaimana perjalanan musim ini akan berlanjut. Namun, satu hal yang jelas, Frattesi telah memulai petualangan barunya di Lazio dengan cara yang sangat meyakinkan.





