ITALIA, NARASITA – Striker andalan AC Milan, Gonçalo Ramos, secara mengejutkan menegaskan bahwa kemenangan tim jauh lebih penting daripada torehan gol pribadinya. Pernyataan ini diungkapkan dalam sebuah wawancara pasca pertandingan Serie A pada pertengahan September 2026, menyoroti pentingnya kerja kolektif dalam proyek baru klub di bawah asuhan Rúben Amorim. Sikap rendah hati Gonçalo Ramos ini diharapkan dapat membangun kelompok yang solid di skuad Rossoneri.
Pemain berusia 25 tahun yang berposisi sebagai striker utama ini, baru saja menjadi rekrutan anyar AC Milan pada musim panas 2026. Meskipun diproyeksikan sebagai ujung tombak utama tim, Gonçalo Ramos memilih untuk menyoroti kontribusi tim secara keseluruhan. Pernyataannya menggarisbawahi mentalitas yang kuat dalam menempatkan kepentingan kolektif di atas pencapaian individu.
“Tidak penting apakah saya mencetak gol atau tidak, yang penting adalah tim menang. Saya bukan protagonisnya,” kata Gonçalo Ramos.
Ramos juga menambahkan bahwa ia menilai dirinya bisa bermain baik tanpa mencetak gol, atau sebaliknya. “Saya bisa bermain dengan baik dan tidak mencetak gol, begitu juga bermain buruk dan mencetak gol, jadi nilai saya tidak hanya ada di situ,” tambah Gonçalo Ramos.
Pernyataan ini sejalan dengan filosofi yang diterapkan oleh pelatih Rúben Amorim yang menekankan kerja kolektif dan pressing tinggi. Mentalitas Gonçalo Ramos menunjukkan kedewasaan seorang striker modern yang tidak hanya fokus pada statistik individu, tetapi juga pada dinamika dan keberhasilan tim. Hal ini memberikan harapan bagi para penggemar AC Milan bahwa klub sedang membangun fondasi dengan mentalitas juara.
Sikap rendah hati yang ditunjukkan oleh Gonçalo Ramos ini menjadi contoh kepemimpinan di dalam tim. Ia menjadi simbol dari mentalitas baru yang diusung AC Milan, di mana kebersamaan dan kerja sama tim lebih diutamakan daripada ego pribadi. Hal ini juga menjadi narasi positif bagi media mengenai proyek yang sedang dibangun oleh Amorim di AC Milan.





