TURIN, NARASITA – Gelandang muda berbakat asal Belgia, Grady Makiobo, resmi dipanggil pelatih Luciano Spalletti ke skuad senior Juventus. Pemanggilan Grady Makiobo Juventus ini terjadi jelang laga krusial kontra Atalanta yang dijadwalkan pada Minggu, 20 September 2026, di Allianz Stadium, Turin. Keputusan ini diambil setelah Makiobo menunjukkan performa impresif bersama Juventus Next Gen.

Pemanggilan Grady Makiobo Juventus oleh Spalletti bukan tanpa alasan. Pelatih kawakan tersebut terkesan dengan kemampuan forward runs serta kecerdasan Makiobo dalam membaca permainan lawan. Makiobo, yang kini berusia 19 tahun, dianggap memiliki potensi besar untuk memperkuat lini tengah Si Nyonya Tua.

Karier Makiobo bersama Juventus dimulai sejak tahun 2025, ketika ia didatangkan dari Club Brugge. Sejak itu, ia telah mencatatkan 21 penampilan di berbagai kompetisi seperti Primavera, Coppa Italia Primavera, dan Serie C. Awalnya berposisi sebagai bek tengah, Makiobo telah bertransformasi menjadi holding midfielder yang serbaguna, mampu bertahan sekaligus aktif dalam menyerang.

Performa gemilangnya, terutama saat Juventus Next Gen menghadapi Cittadella, menjadi pemicu utama pemanggilannya ke tim senior. Meski sempat mengalami cedera ligamentum lutut kiri yang cukup serius, Makiobo berhasil bangkit dan menunjukkan ketangguhan mental serta fisiknya.

Bagi Juventus, kehadiran Grady Makiobo Juventus diharapkan dapat menambah opsi segar di lini tengah dengan talenta muda yang menjanjikan. Sementara itu, bagi Makiobo sendiri, ini adalah kesempatan emas untuk membuktikan diri dan mungkin saja menjalani debutnya di panggung Serie A.

“Forward runs-nya bagus dan bacaan permainannya cerdas. Dia prospek muda yang menjanjikan,” kata Luciano Spalletti, pelatih Juventus.

Langkah Spalletti ini juga menegaskan komitmennya untuk mengintegrasikan pemain-pemain muda ke dalam skuad utama, memberikan harapan baru bagi para penggemar Juventus akan lahirnya bintang masa depan di Turin.