MILAN, NARASITA – Inter Milan telah resmi menunjuk Josep Martínez sebagai kiper utama untuk musim 2026/27. Keputusan ini diambil setelah kepergian Yann Sommer pada Juli 2026, dan dipengaruhi oleh strategi finansial Oaktree selaku pemilik mayoritas klub. Josep Martínez, kiper asal Spanyol berusia 28 tahun, akan menjadi andalan di bawah mistar gawang Nerazzurri.
Pengangkatan Josep Martínez sebagai kiper utama Inter Milan ini bukan tanpa alasan. Sumber internal klub menyebutkan bahwa keterbatasan anggaran akibat kontrol Oaktree membuat manajemen harus berpikir keras dalam alokasi investasi. Inter Milan, melalui CEO Giuseppe Marotta, Direktur Olahraga Piero Ausilio, dan Wakil Direktur Olahraga Dario Baccin, akhirnya memilih untuk mempercayakan posisi krusial ini kepada Josep Martínez yang sudah direkrut pada musim panas 2024 senilai €14 juta atau sekitar Rp252 miliar.
Keputusan menjadikan Josep Martínez Kiper Utama Inter Milan ini mencerminkan kompromi antara kebutuhan teknis dan realitas keuangan. Meskipun beredar spekulasi tentang kiper-kiper lain, manajemen merasa lebih realistis untuk mengoptimalkan pemain yang sudah ada. Josep Martínez sendiri menunjukkan performa cukup baik musim lalu dengan 12 penampilan resmi dan mencatatkan 4 clean sheet.
Kutipan dari media Italia, Tuttosport, pada Agustus 2026 menyoroti situasi ini.
“Jika Oaktree memberikan kebebasan penuh kepada Marotta, Ausilio, dan Baccin, mungkin akan ada investasi signifikan untuk kiper baru. Tetapi karena harus memutuskan ke mana mengalokasikan anggaran, pada akhirnya klub memilih mempercayai pemain yang sudah direkrut €14 juta dari Genoa,” tulis Tuttosport.
Sementara itu, pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, mengungkapkan kepercayaannya pada Josep Martínez.
“Martínez adalah kiper yang sudah kami percayai. Dia punya kualitas dan pengalaman untuk menjadi pilihan utama,” kata Cristian Chivu.
Sebagai pelapis, Inter Milan juga mendatangkan Ivan Provedel dari Lazio untuk mengamankan sektor penjaga gawang. Penunjukan Josep Martínez Kiper Utama Inter Milan ini menjadi sorotan, mengingat klub harus pandai-pandai mengatur keuangan di bawah arahan Oaktree, yang secara Oaktree Capital Management dikenal memiliki kebijakan anggaran ketat. Meski terkesan sebagai “keterpaksaan tidak langsung”, kualitas Josep Martínez diharapkan mampu menjawab tantangan di Serie A dan kompetisi lainnya.





