ROMA, NARASITA – Klub raksasa Italia, Lazio, menunjukkan strategi serangan yang sangat efektif di awal musim Serie A 2026/27. Dari delapan gol yang telah dicetak hingga lima giornata, enam di antaranya secara mengejutkan berawal dari situasi umpan silang. Statistik ini mengindikasikan betapa krusialnya permainan dari sisi sayap dalam skema serangan Biancocelesti.

Pola serangan berbasis umpan silang ini kembali terlihat jelas saat Lazio menghadapi Venezia. Setelah paruh pertama tanpa gol, Mattia Zaccagni membuka keunggulan Lazio melalui eksekusi penalti pada menit ke-51. Ini menjadi pemecah kebuntuan krusial bagi tim.

Sembilan menit kemudian, strategi umpan silang kembali membuahkan hasil. Nuno Tavares mengirimkan umpan silang akurat dari sisi kiri lapangan yang berhasil disambut dengan sundulan terarah oleh Tijjani Noslin, menggandakan keunggulan Lazio.

Nuno Tavares sekali lagi membuktikan perannya sebagai salah satu sumber kreativitas utama dari sektor sayap. Assist tersebut merupakan yang kedua baginya di Serie A musim ini. Kontribusi Tavares sangat menonjol dalam memanfaatkan umpan silang.

Enam gol dari delapan gol Lazio yang berasal dari umpan silang menjadi gambaran nyata bahwa bola-bola lambung dari sisi lapangan merupakan bagian integral dari pola serangan tim. Fokus Lazio pada umpan silang tampaknya menjadi kunci kesuksesan awal musim mereka.