Narasita.com- Wakil Ketua I DPRD Kota Palu, Muhlis U Aca, memanfaatkan masa reses empat harinya dengan menyerap aspirasi para pekerja Padat Karya di jalan keramik, Kelurahan Duyu, Kecamatan Tatanga, Kota Palu. Senin (20/10/2025).
Berbeda dari pertemuan sebelumnya yang lebih banyak melibatkan tokoh masyarakat, kali ini reses difokuskan pada para pelaksana program Padat Karya di lapangan.
Dalam pertemuan yang digelar di Kelurahan Boyoge, 54 pekerja Padat karya yang hadir menyampaikan berbagai keluhan dan kebutuhan mereka. Beberapa di antaranya meminta fasilitasi alat pemotong rumput, penggantian seragam kerja yang telah usang, serta kenaikan upah.
“Keluhan para pekerja ini sangat rasional dan perlu mendapat perhatian. Mereka bekerja langsung di lapangan dan tahu betul apa yang dibutuhkan,” kata Muhlis U Aca.
Meski demikian, Muhlis mengakui adanya tantangan dalam merealisasikan permintaan tersebut, terutama di tengah kondisi pendapatan daerah yang baru mencapai sekitar 60 persen dari target. Namun, ia menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi yang dinilai realistis dan bisa segera direalisasikan.
“Untuk tahap awal, kami akan dorong bantuan yang paling mudah dieksekusi, seperti pengadaan alat pemotong rumput. Ini kebutuhan mendesak agar pekerjaan mereka bisa lebih efisien,” ujarnya.
Kegiatan reses ini diharapkan menjadi sarana efektif bagi DPRD Kota Palu untuk memastikan bahwa setiap aspirasi masyarakat, terutama para pekerja lapangan, tidak berhenti di janji, melainkan benar-benar ditindaklanjuti melalui program konkret pemerintah daerah.(ist)





