MILAN, NARASITA – Bek AC Milan, Strahinja Pavlovic, menekankan pentingnya menjaga fokus psikologis tim sejak menit pertama pertandingan setelah laga Serie A pada 28/09 di Stadion San Siro. Ia juga secara khusus mengapresiasi sistem pertahanan garis tinggi yang diterapkan oleh pelatih Ruben Amorim, yang dinilai semakin membuat pertahanan kokoh.
Menurut Pavlovic, masalah utama yang kerap dialami AC Milan, khususnya pada babak pertama, bukanlah terletak pada taktik, melainkan aspek mental pemain. Fokus psikologis yang kurang maksimal di awal laga dapat memengaruhi performa keseluruhan tim, meskipun strategi yang diterapkan sudah tepat.
“Saya senang bahwa kami bermain dengan garis pertahanan tinggi,” kata Strahinja Pavlovic, seperti dikutip dari wawancara dengan DAZN. Sistem ini memungkinkan AC Milan untuk menekan lawan sejak lini depan, yang efektif jika didukung konsentrasi penuh. Fokus psikologis menjadi kunci agar strategi ini berjalan optimal.
Pavlovic menambahkan bahwa menjaga konsentrasi penuh sejak awal pertandingan adalah kunci untuk memaksimalkan filosofi Amorim dan meraih kemenangan. AC Milan sendiri telah menunjukkan peningkatan signifikan dengan catatan 3 clean sheet dari 5 laga terakhir dan rata-rata kebobolan 0,8 gol per pertandingan musim 2026/27. Hal ini menunjukkan dampak positif dari fokus psikologis dan penerapan strategi.
“Masalah utama kami adalah performa babak pertama, dan saya pikir itu masalah psikologis,” tegas Strahinja Pavlovic. Pernyataan ini menjadi pengingat bagi skuad AC Milan bahwa kesiapan mental sama pentingnya dengan kesiapan taktis. Dengan fokus psikologis yang solid, AC Milan optimis dapat menjaga konsistensi di sisa musim ini.





