Narasita.com- SIGI, — Pemerintah Kabupaten Sigi meminta dukungan pemerintah provinsi untuk menyerahkan kewenangan pengelolaan Wisata Alam Mantikole di Kecamatan Dolo Barat. Permintaan itu muncul seiring upaya daerah mendorong penguatan ekonomi lokal melalui pengembangan pariwisata berkelanjutan.

Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Sigi, Samuel Yansen Pongi, dalam pertemuan dengan rombongan DPRD Sulawesi Tengah yang dipimpin Wakil Ketua I DPRD Sulteng, Aristan, saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Bupati Sigi, Jumat (31/10/2025).

Menurut Samuel, Wisata Alam Mantikole memiliki potensi besar sebagai destinasi unggulan karena menawarkan panorama perbukitan dan bentang alam yang masih alami. Namun, status kewenangan yang berada di tingkat provinsi membuat pengelolaan dan pengembangan kawasan tersebut tidak maksimal.

“Jika dikelola kabupaten, kami bisa mengarahkan program, anggaran, dan kolaborasi dengan masyarakat sekitar secara lebih cepat dan terukur,” kata Samuel.

Menanggapi hal itu, Aristan menyatakan DPRD Sulteng akan mengawal pembahasan di tingkat provinsi agar pengembangan pariwisata di Sigi tidak terhambat persoalan kewenangan. Ia menilai, setiap daerah memiliki kebutuhan berbeda dalam mengelola potensi wisata, sehingga fleksibilitas kebijakan menjadi penting.

“Kami melihat Sigi punya paket lengkap, dari wisata alam hingga budaya. Karena itu, pengembangan harus berjalan paralel dengan kepentingan masyarakat lokal,” ujarnya.

Aristan menambahkan, selain pariwisata, DPRD Sulteng juga memberi perhatian terhadap pengembangan komoditas pertanian khas daerah seperti padi lokal Kamba yang tumbuh di kawasan Lindu. Menurutnya, komoditas tersebut memiliki nilai ekonomi dan budaya yang perlu dijaga melalui pendekatan pertanian berkelanjutan.