BEKASI, NARASITA – Polres Metro Bekasi menggelar rapat koordinasi bersama perwakilan suporter Persija Jakarta dan Persib Bandung. Pertemuan ini bertujuan memperkuat sinergi kedua belah pihak demi menjaga kondusivitas menjelang laga akbar “El Clasico Indonesia” antara Persija vs Persib yang akan segera digelar.
Rapat yang berlangsung pada awal September 2026 di Bekasi, Jawa Barat, ini dihadiri oleh perwakilan Jakmania (suporter Persija) dan Bobotoh (suporter Persib), serta Haji Umuh Muchtar, tokoh senior Persib. Inisiatif dari Polres Metro Bekasi ini diambil mengingat rivalitas panjang kedua klub yang kerap menimbulkan gesekan di antara para penggemar.
Persija vs Persib dikenal sebagai salah satu rivalitas terpanas di Liga Indonesia. Pertandingan mendatang akan diselenggarakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) yang memiliki kapasitas sekitar 80.000 penonton. Oleh karena itu, persiapan matang dari sisi keamanan dan koordinasi dengan suporter menjadi sangat krusial. Polres Metro Bekasi berupaya keras untuk memastikan pertandingan berjalan aman dan lancar.
Menanggapi pentingnya menjaga ketertiban, Polres Metro Bekasi menegaskan komitmen mereka. Mereka bekerja sama dengan semua pihak untuk memastikan tidak ada kejadian yang tidak diinginkan.
“Kami bersama perwakilan suporter sepakat menjaga kondusivitas. Tidak ada ruang untuk provokasi, hanya dukungan positif untuk tim masing-masing,” kata perwakilan Polres Metro Bekasi.
Sebelumnya, ribuan Bobotoh dilaporkan memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) untuk memberikan motivasi langsung kepada skuad Persib sebelum melakoni laga tandang. Antusiasme ini menunjukkan besarnya dukungan suporter terhadap tim kebanggaannya.
Namun, Haji Umuh Muchtar memberikan imbauan khusus kepada Bobotoh agar tidak ikut ke SUGBK. Imbauan ini bertujuan untuk menghindari potensi benturan antar suporter dan menjaga kebaikan bersama.
“Saya imbau Bobotoh tidak ikut ke SUGBK. Ini untuk kebaikan bersama, agar pertandingan berjalan aman dan lancar,” kata Haji Umuh.
Kesepakatan yang dicapai dalam rapat antara Polres Metro Bekasi dan perwakilan suporter meliputi komitmen untuk menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, serta mendukung tim dengan cara yang positif dan sportif. Sinergi antara aparat kepolisian dan suporter menjadi kunci utama untuk memastikan laga klasik ini berlangsung aman dan damai, jauh dari insiden yang tidak diinginkan.





