LONDON, NARASITA – Premier League melalui Match Centre resminya telah memberikan penjelasan mengenai keputusan wasit yang tidak memberikan kartu merah kepada bek Arsenal, Gabriel Magalhães, dalam sebuah insiden di pekan keempat Premier League musim 2026/27. Penjelasan ini meredam perdebatan publik terkait insiden tersebut, dengan Premier League jelaskan keputusan wasit terkait Gabriel yang didasarkan pada regulasi VAR.

Insiden tersebut terjadi pada menit ke-67 babak kedua pertandingan antara Arsenal melawan tim lawan di Emirates Stadium, London. Banyak pihak mempertanyakan mengapa Gabriel tidak diusir dari lapangan setelah terlibat dalam kemelut. Namun, wasit Chris Kavanagh memutuskan untuk tidak memberikan kartu merah, sebuah keputusan yang kemudian didukung oleh tinjauan Video Assistant Referee (VAR).

Menurut Premier League, tindakan Gabriel dinilai tidak memenuhi ambang batas ‘serious foul play’. Regulasi dalam sepak bola mendefinisikan ‘serious foul play’ sebagai tindakan yang membahayakan keselamatan lawan atau menggunakan kekuatan berlebih/brutal. VAR hanya akan merekomendasikan kartu merah jika pelanggaran memenuhi ambang batas serius tersebut.

Gabriel Magalhães, bek tengah Arsenal berusia 28 tahun, memang dikenal sebagai pemain yang agresif dalam merebut bola. Di musim 2025/26, ia mencatatkan 32 penampilan di Premier League dengan kontribusi 3 gol dan 1 assist. Keputusan Premier League jelaskan keputusan wasit terkait Gabriel ini memastikan bahwa sang pemain aman dari sanksi lebih lanjut.

“Tindakan Gabriel tidak memenuhi ambang batas serious foul play. Ia sedang berusaha meraih bola, sehingga VAR tidak merekomendasikan kartu merah,” demikian pernyataan dari Match Centre Premier League, menegaskan alasan di balik keputusan tersebut.

Sky Sports Football juga turut menguatkan bahwa keputusan wasit Kavanagh telah sesuai dengan prosedur dan regulasi VAR yang berlaku. Ini menunjukkan transparansi Premier League dalam menjelaskan setiap keputusan kontroversial, terutama yang melibatkan teknologi VAR. Pada akhirnya, Arsenal memenangkan pertandingan tersebut dengan skor 2-1.

Kesimpulan dari insiden ini adalah bahwa keputusan wasit Chris Kavanagh untuk tidak memberikan kartu merah kepada Gabriel Magalhães mendapatkan dukungan penuh dari VAR dan Premier League. Insiden ini sekaligus menegaskan pentingnya regulasi ‘serious foul play’ sebagai acuan utama dalam penegakan hukum di lapangan hijau, serta menunjukkan upaya Premier League dalam memberikan klarifikasi yang jelas kepada publik.