PALU, NARASITA – Sebanyak 158 personel Polri telah mengikuti pengambilan sumpah dan penandatanganan Pakta Integritas sebagai bagian dari Seleksi PAG dan SBP Polda Sulteng. Kegiatan ini merupakan tahapan penting untuk Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG) T.A. 2026 serta Seleksi Sekolah Bintara Polisi (SBP) dari Tamtama ke Bintara Polri T.A. 2027.
Acara tersebut diselenggarakan di Aula Torabelo Polresta Palu pada Kamis, 24/09, di mana para peserta mengikuti pelaksanaan secara virtual melalui zoom meeting. Brigjen Pol. Erthel Stephan, selaku Karo Dalpers SSDM Polri, memimpin langsung kegiatan ini dari Mabes Polri.
Sejumlah pejabat penting turut hadir, termasuk Karo SDM Polda Sulawesi Tengah Kombes Pol Anton Sudjarwo dan beberapa Pejabat Utama (PJU) Polda Sulteng. Panitia seleksi serta seluruh peserta Seleksi PAG dan SBP Polda Sulteng juga turut memadati acara tersebut.
Brigjen Pol. Erthel Stephan dalam arahannya menekankan bahwa seleksi ini merupakan bagian integral dari upaya Polri untuk mengembangkan kualitas sumber daya manusia. Ia berharap proses ini dapat meningkatkan integritas dan kompetensi personel Polri.
Menurutnya, Seleksi PAG memberikan kesempatan bagi anggota Polri untuk meningkatkan kapasitas akademik dan profesionalisme mereka. Pencapaian ini, lanjut Erthel, menuntut kesiapan, kerja keras, dan komitmen tinggi dari setiap peserta yang mengikuti tahapan Seleksi PAG dan SBP Polda Sulteng.
Ia juga mengungkapkan harapannya bahwa melalui proses seleksi yang ketat ini, dapat terlahir perwira-perwira Polri yang memiliki kemampuan akademik mumpuni, berintegritas, serta mampu menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat secara profesional.
Kabidhumas Polda Sulteng Kombes Pol Achmad Muhaimin menjelaskan rincian peserta Seleksi PAG dan SBP Polda Sulteng. Dari total 158 personel, 142 di antaranya mendaftar untuk Seleksi Pendidikan Alih Golongan (PAG), terdiri dari 140 Polki dan 2 Polwan.
Sementara itu, terdapat 16 peserta untuk Seleksi Sekolah Bintara Polisi (SBP). Kelompok ini terdiri dari 10 personel Diktuk Brimob dan 6 personel Diktuk Polair, menunjukkan keragaman latar belakang calon bintara.
“Kepada seluruh peserta seleksi, tentunya dituntut memiliki kualitas dan standar yang telah dipersyaratkan, baik dari aspek etika kepribadian, psikologi, kesehatan, maupun kemampuan jasmani,” kata Kombes Pol Achmad Muhaimin.
Ia juga menambahkan bahwa proses Seleksi PAG dan SBP Polda Sulteng ini diharapkan dapat menghasilkan personel yang kompeten, berintegritas, dan siap menghadapi tugas yang semakin kompleks. Oleh karena itu, setiap peserta diimbau untuk mempersiapkan diri dengan sebaik-baiknya.





