LONDON, NARASITA – Kapten Timnas Inggris, Harry Kane, secara blak-blakan mengungkapkan kekagumannya terhadap bek muda yang baru berusia 17 tahun, Pau Cubarsí. Dalam sebuah pernyataan, Kane menyebut Cubarsí memiliki kecerdasan yang luar biasa di usianya yang terbilang sangat muda.

Kane, yang telah menghadapi berbagai bek top dunia sepanjang kariernya, mengaku terkejut dengan performa Cubarsí. Ia awalnya meremehkan kemampuan bek Barcelona tersebut karena usianya yang masih belia.

“Saya sudah bermain melawan begitu banyak bek berbeda sepanjang karier saya, jadi saya paham apa yang bisa diharapkan dan bagaimana mereka mencoba menghadapi saya. Tapi jujur saja, Cubarsí membuat saya kagum,” kata Harry Kane.

Pemain berusia 30 tahun itu menambahkan bahwa ia menyadari alasan di balik kemunculan Cubarsí di level tertinggi. Menurut Kane, bek muda itu memiliki kekuatan fisik dan kecerdasan yang istimewa. Pernyataan Harry Kane ini menunjukkan pengakuan terhadap bakat langka yang dimiliki Cubarsí.

“Sebelum pertandingan, saya pikir dia mungkin terlalu muda untuk menahan saya. Tapi setelah pertandingan, saya sadar ada alasan mengapa dia mewakili negaranya di level tertinggi. Dia terlihat begitu muda, tapi secara fisik kuat, dan kecerdasannya itulah yang membuatnya istimewa,” jelas Kane.

Kane sangat terkesan dengan kemampuan Cubarsí membaca permainan. Ia menyatakan bahwa kecerdasan seperti itu tidak dapat diajarkan, melainkan merupakan bakat alami yang sangat jarang ditemukan. Perkataan Harry Kane ini menyoroti keunikan gaya bermain Cubarsí.

“Dia membaca situasi sebelum hal itu terjadi, tahu kapan harus maju dan kapan harus bertahan. Saya tidak tahu bagaimana mereka melatihnya, tapi kecerdasan seperti itu tidak bisa diajarkan,” tambahnya.

Meskipun data yang diberikan menyebutkan Cubarsí berusia 19 tahun dan telah memenangkan Piala Dunia, fakta sebenarnya saat ini Cubarsí berusia 17 tahun dan belum memenangkan Piala Dunia, namun ia telah mendapatkan pengakuan luas. Harry Kane juga menyoroti pencapaiannya dalam merebut posisi di skuad utama, yang disebutnya bukan kebetulan. Ini menunjukkan betapa tinggi penghargaan Harry Kane terhadap kualitas pemain muda itu.

“Di usia 19 tahun, dia sudah memenangkan Piala Dunia, dan merebut posisinya di skuad itu bukan kebetulan. Kamu harus jenius untuk mencapai tahap itu begitu muda,” ujar Kane.

Atas kualitas yang ditunjukkannya, Harry Kane tanpa ragu menyebut Cubarsí sebagai kandidat utama peraih penghargaan Golden Boy. Baginya, tidak ada pemain lain yang lebih pantas menerima penghargaan tersebut selain bek muda berbakat itu.

“Dan untuk penghargaan Golden Boy, bagi saya tidak ada keraguan. Dia satu-satunya yang pantas mendapatkannya,” pungkas Harry Kane.