PALU, NARASITA – PT Citra Palu Minerals (CPM) menyalurkan 700 dus masker kepada siswa dan guru di 33 sekolah di Kecamatan Mantikulore, Kota Palu, Sulawesi Tengah, sebagai upaya membantu melindungi kesehatan warga sekolah di tengah penurunan kualitas udara akibat kabut asap.

Selain masker, perusahaan juga membagikan poster edukasi kesehatan untuk meningkatkan kesadaran siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan selama kualitas udara belum membaik.

Hingga saat ini, bantuan telah disalurkan ke 10 sekolah selama dua hari terakhir. PT CPM berencana melanjutkan distribusi ke 23 sekolah lainnya untuk memenuhi target penyaluran di 33 sekolah yang telah ditetapkan.

Superintendent Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM-CSR) PT CPM, Rahyunita Handayani, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap dampak kabut asap yang berkaitan dengan kebakaran hutan di sejumlah daerah.

“Manajemen PT CPM berinisiatif berkontribusi langsung dalam menanggulangi dampak kabut asap ini. Kami ingin memastikan anak-anak sekolah tetap dapat beraktivitas dengan nyaman dan sehat. Pembagian masker ini diharapkan dapat melindungi kesehatan para siswa dan guru,” ujar Rahyunita.

Menurut Rahyunita, program tersebut juga sejalan dengan kebijakan Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) di sektor energi dan sumber daya mineral, yang menempatkan kesehatan dan pendidikan sebagai bidang prioritas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Sementara itu, Kepala SDN Poboya, Sesi Susanti, mengapresiasi bantuan masker yang diberikan PT CPM. Ia menilai bantuan tersebut bermanfaat untuk membantu melindungi siswa dari risiko gangguan pernapasan akibat paparan asap.

“Kami sangat terbantu dengan adanya pembagian masker ini. Seperti yang kita ketahui, udara di Kota Palu sedang tidak sehat akibat paparan asap dan ini berisiko mengganggu sistem pernapasan anak-anak. Langkah PT CPM ini sangat tepat dan bermanfaat,” kata Sesi.

Melalui program tersebut, PT CPM berharap bantuan masker dan edukasi kesehatan dapat mendukung upaya perlindungan kesehatan siswa dan guru selama kondisi kualitas udara belum membaik.

Perusahaan juga berharap edukasi yang diberikan dapat mendorong warga sekolah untuk lebih memperhatikan kesehatan dan menerapkan langkah pencegahan yang sesuai selama terjadi kabut asap.