JAKARTA, NARASITA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis BMKG prakiraan cuaca untuk Minggu, 20 September 2026, memperingatkan potensi hujan sedang hingga lebat di sejumlah wilayah Indonesia, dengan status siaga hujan sangat lebat di Papua Tengah.

Meskipun sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim kemarau, dinamika atmosfer seperti Gelombang Kelvin, Rossby, dan sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan masih memicu pembentukan awan hujan. Curah hujan diprediksi antara 0–150 mm per dasarian di sebagian besar area, namun mencapai lebih dari 150 mm di pesisir barat Aceh dan Sumatera Utara.

Fenomena global El Nino kategori sangat kuat memang mengurangi suplai kelembapan, namun labilitas lokal dan konvergensi angin tetap mendukung pembentukan awan hujan. Masyarakat diimbau untuk mewaspadai BMKG prakiraan cuaca ini.

Sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Sumatera Selatan, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Papua Barat Daya, dan Papua Pegunungan. Penting bagi warga untuk selalu memantau BMKG prakiraan cuaca terkini.

Khusus untuk Papua Tengah, BMKG menetapkan status siaga hujan sangat lebat, dengan potensi tinggi terjadinya banjir bandang dan tanah longsor. Kondisi ini memerlukan kewaspadaan ekstra dari masyarakat setempat.

Selain itu, potensi angin kencang juga diprediksi terjadi di Aceh, Jawa Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Papua Selatan. Potensi bahaya akibat angin kencang ini perlu diantisipasi.

Prakiraan cuaca untuk kota-kota besar menunjukkan Padang dan Bandar Lampung berpotensi hujan petir, sementara Bandung dan Palu diperkirakan hujan sedang. Pontianak diprediksi hujan ringan. Beberapa kota seperti Makassar, Kendari, Gorontalo, Manado, Jayapura, dan Sorong akan berawan tebal. Sementara itu, Kupang diprediksi akan mengalami hujan ringan.

“BMKG memprediksi sejumlah wilayah Indonesia berpotensi hujan sedang hingga lebat pada Minggu, 20 September 2026, dengan Papua Tengah masuk kategori siaga hujan sangat lebat. Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi banjir, longsor, dan angin kencang,” kata BMKG, 19 September 2026.

Dengan adanya BMKG prakiraan cuaca ini, masyarakat di wilayah berpotensi bencana diminta untuk meningkatkan kewaspadaan dan mempersiapkan langkah mitigasi guna mengurangi risiko dampak buruk dari kondisi cuaca ekstrem.