ROMA, NARASITA – Klub raksasa Serie A, Lazio, dikabarkan telah mengajukan proposal peminjaman Eden Zhegrova dari Juventus pada akhir Agustus 2026, menjelang penutupan bursa transfer musim panas. Usulan ini menarik perhatian karena Lazio menawarkan skema pinjaman murni tanpa adanya kewajiban pembelian permanen untuk Eden Zhegrova.

Permintaan Lazio pinjam Eden Zhegrova ini menjadi strategi Biancocelesti untuk memperkuat sektor sayap mereka dengan pemain berpengalaman. Zhegrova sendiri, winger asal Kosovo berusia 27 tahun, dikenal memiliki kemampuan individu yang mumpuni di lapangan.

Menurut laporan dari media Italia, Tuttomercato, proposal Lazio pinjam Eden Zhegrova hanya akan menyertakan opsi pembelian jika performa sang pemain sesuai dengan ekspektasi klub. Hal ini memberikan fleksibilitas finansial bagi Lazio sembari mengevaluasi kontribusi Zhegrova.

“Lazio telah mengusulkan peminjaman tanpa kewajiban pembelian kepada Juventus untuk Eden Zhegrova,” kata Tuttomercato.

Musim 2025/26 lalu, Eden Zhegrova tercatat tampil dalam 29 pertandingan Serie A bersama Juventus, berhasil menyumbangkan 5 gol dan 7 assist. Statistik ini menunjukkan bahwa Zhegrova adalah aset berharga, meskipun Juventus sedang fokus mempertahankan Nico González sebagai winger utama mereka.

Situasi kontrak Zhegrova yang akan berakhir pada Juni 2027 dan nilai pasarnya sekitar €20 juta (sekitar Rp360 miliar) menjadikan dirinya salah satu pemain yang masuk dalam daftar jual Juventus. Oleh karena itu, tawaran Lazio pinjam Eden Zhegrova bisa menjadi solusi bagi kedua belah pihak.

Bagi Juventus, peminjaman ini dapat mengurangi beban gaji dan memberikan kesempatan bagi Zhegrova untuk mendapatkan lebih banyak waktu bermain. Sementara itu, Lazio akan mendapatkan tambahan kedalaman skuad yang sangat dibutuhkan di posisi sayap.

Pergerakan transfer ini mengindikasikan bahwa Lazio pinjam Eden Zhegrova merupakan upaya cerdas untuk memanfaatkan situasi pasar. Skema pinjaman tanpa kewajiban pembelian ini memungkinkan Lazio untuk tetap menjaga keuangan klub sambil mendapatkan kualitas yang mereka cari di bursa transfer yang semakin ketat.