SAMARINDA, NARASITA – Persija Jakarta sukses memecahkan kutukan di Stadion Segiri setelah hampir satu dekade tak pernah meraih kemenangan di markas Borneo FC Samarinda. Gol tunggal Alexander Jeremejeff pada menit 45+1 menjadi penentu kemenangan penting Macan Kemayoran dalam laga Super League Indonesia, Sabtu (05/09).

Kemenangan tipis 0-1 atas Borneo FC ini mengakhiri penantian panjang Persija Jakarta di Samarinda. Alexander Jeremejeff, striker asal Swedia, menjadi pahlawan dengan golnya yang tercipta jelang akhir babak pertama, membawa pulang tiga poin krusial bagi timnya.

Persija Jakarta sebelumnya selalu kesulitan saat bertandang ke Stadion Segiri, seringkali pulang dengan tangan hampa. Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin di klasemen, tetapi juga mendongkrak moral dan kepercayaan diri skuad asuhan Shin Tae-yong.

Pelatih Shin Tae-yong menyampaikan rasa bangganya atas performa anak asuhnya. Kemenangan ini, menurutnya, menunjukkan mentalitas baja tim dalam menghadapi tekanan di kandang lawan dan merupakan bukti kerja keras tim untuk memecahkan kutukan Segiri.

Gol tunggal Alexander Jeremejeff tercipta setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Borneo FC. Penyerang berusia 30 tahun itu dengan tenang menceploskan bola ke gawang lawan, sekaligus memutus rekor buruk Persija Jakarta di Stadion Segiri.

Bagi Alexander Jeremejeff, gol ini menjadi pembuktian penting akan kontribusinya sebagai striker asing baru Persija. Sementara itu, bagi para Jakmania, pecahnya kutukan Segiri ini adalah momen kebahagiaan yang telah lama dinantikan.

“Akhirnya setelah hampir 1 dekade ga pernah menang di Samarinda, bisa terpecahkan lagi!” ujar salah satu Jakmania yang mengungkapkan kegembiraannya di media sosial.

Kemenangan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan bagi Persija Jakarta untuk memperbaiki posisi di papan klasemen Super League Indonesia. Tiga poin dari kandang Borneo FC Borneo FC Samarinda menjadi modal berharga untuk mengarungi sisa musim kompetisi.