SIGI, NARASITA – Polres Sigi bersama tim gabungan berhasil menangani insiden kebakaran lahan dan hutan pinus yang melanda perkebunan warga serta area hutan di Desa Balamoa dan Desa Mantikole, Kecamatan Dolo Barat, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Peristiwa kebakaran lahan Sigi ini terjadi pada Senin, 07/09 dan berpotensi mengancam permukiman warga.

Api pertama kali terlihat oleh warga di lereng Desa Balamoa sekitar pukul 13.00 WITA. Kobaran api kemudian dengan cepat menjalar ke hutan pinus di Dusun IV Topesino pada pukul 15.00 WITA. Kondisi medan yang terjal dan curam menjadi tantangan utama dalam upaya pemadaman kebakaran lahan Sigi ini.

Tim gabungan yang terdiri dari Polres Sigi, Polsek Dolo, TNI, Damkar, BPBD, aparat pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat, segera diterjunkan ke lokasi. Mereka berupaya melakukan pemadaman langsung dan penyekatan manual untuk mencegah api semakin meluas. Sekitar 10 hektare lahan, baik perkebunan warga maupun hutan pinus, terdampak kebakaran lahan Sigi ini.

Meskipun pemadaman langsung sulit dilakukan di beberapa titik karena medan, fokus utama tim adalah menyekat agar api tidak mencapai permukiman penduduk. Hingga pukul 17.40 WITA, api masih terlihat menyala di kawasan hutan pinus, namun berkat kerja keras tim, dampaknya dapat diminimalisir.

“Pencegahan kebakaran adalah tanggung jawab kita bersama. Mari tetap waspada, jaga lingkungan, dan segera laporkan setiap titik api sebelum api membesar dan meluas,” kata AKP Nuim Hayat, Kasihumas Polres Sigi.

AKP Nuim Hayat, mewakili Kapolres Sigi AKBP Kari Amsah Ritonga, menegaskan pentingnya kolaborasi antar-pihak dalam penanganan kebakaran lahan Sigi. Personel Polri bersama aparat desa akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi aktif dengan masyarakat untuk mengantisipasi potensi munculnya titik api baru di kemudian hari.