PALU, NARASITABadan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan Cuaca Sulteng 22 September 2026 akan didominasi awan hingga hujan sedang, bahkan lebat di beberapa wilayah. Selain itu, potensi angin kencang dan gelombang laut tinggi mencapai 2,5 hingga 4 meter juga perlu diwaspadai oleh masyarakat Sulawesi Tengah pada Selasa, 22 September 2026.

BMKG secara khusus mengingatkan adanya potensi hujan lokal disertai petir, serta dampak hidrometeorologi yang dapat terjadi. Kondisi ini menuntut kewaspadaan tinggi dari warga di seluruh wilayah Sulawesi Tengah.

Meskipun fenomena El Nino kuat masih menyebabkan cuaca kering di banyak daerah, Sulawesi Tengah diprediksi akan mengalami hujan sedang hingga lebat. Prakiraan Cuaca Sulteng 22 September 2026 ini menunjukkan adanya variabilitas cuaca yang signifikan di tengah musim kemarau.

Potensi angin kencang juga dapat terjadi di beberapa wilayah Sulawesi, termasuk bagian tengah. Angin kencang ini berpotensi memicu kerusakan dan gangguan pada aktivitas masyarakat.

Tinggi gelombang di perairan sekitar Sulawesi, termasuk yang berbatasan dengan Sulawesi Tengah, diprakirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter. Kondisi ini sangat berisiko bagi nelayan dan pelayaran, sehingga mereka diimbau untuk lebih berhati-hati dalam beraktivitas di laut.

Faktor meteorologi yang mempengaruhi Cuaca Sulteng 22 September 2026 meliputi El Nino kategori sangat kuat yang mengurangi kelembapan, namun gelombang atmosfer seperti Kelvin dan Rossby masih aktif di Sulawesi, mendukung pertumbuhan awan hujan. Sirkulasi siklonik di Laut Cina Selatan juga turut memicu pertemuan angin yang meningkatkan potensi hujan di wilayah tersebut.

Dampak dan risiko dari prakiraan Cuaca Sulteng 22 September 2026 ini mencakup banjir lokal dan tanah longsor di daerah-daerah rawan akibat hujan lebat. Meskipun hujan diprediksi lebat, risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) tetap ada karena kondisi kering yang masih dominan di beberapa area.

Transportasi laut dan udara juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap gelombang tinggi dan potensi awan cumulonimbus. “Masyarakat di Sulawesi Tengah diimbau untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang diperlukan.