Berita

Dua Penambang Tewas Akibat Longsor di Dongi-Dongi, Jenazah Telah Diserahkan kepada Keluarga

Dua penambang tewas dalam insiden longsor Dongi-Dongi di Poso. Jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan di Sulawesi Utara.

Longsor Dongi-Dongi
Dua penambang tewas dalam insiden longsor Dongi-Dongi di Poso. Jenazah diserahkan ke keluarga untuk dimakamkan di Sulawesi Utara.

POSO, NARASITA – Dua penambang emas ilegal yang meninggal dunia akibat tertimbun material longsor di kawasan pertambangan emas ilegal Dongi-Dongi, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, akhirnya diserahkan kepada pihak keluarga.

Sebelumnya, kedua jenazah korban sempat disemayamkan di Rumah Sakit Bhayangkara Palu setelah berhasil dievakuasi dari lokasi tambang emas ilegal.

Rencananya, jenazah kedua korban akan dibawa ke kampung halaman mereka di Provinsi Sulawesi Utara untuk dimakamkan oleh pihak keluarga.

Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin malam (2/11/2026). Kedua korban dilaporkan tertimbun material longsor saat berada di kawasan pertambangan emas ilegal Dongi-Dongi.

Proses evakuasi dilakukan oleh rekan-rekan korban dengan menggunakan bantuan alat berat. Setelah material longsor berhasil disingkirkan, kedua penambang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Poso AKP Hilian mengatakan, hingga saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) yang telah dilakukan pada Selasa (3/11/2026).

Hasil olah TKP tersebut nantinya akan menjadi bagian dari proses penyelidikan kepolisian untuk mengetahui lebih jauh penyebab terjadinya longsor yang merenggut nyawa dua penambang tersebut.

Tragedi ini kembali menjadi sorotan terhadap aktivitas pertambangan emas tanpa izin di kawasan Dongi-Dongi. Minimnya standar keselamatan dalam aktivitas pertambangan berpotensi mengancam keselamatan para penambang dan sewaktu-waktu dapat menimbulkan korban jiwa.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *