Turin, NARASITA – Penampilan impresif Edon Zhegrova saat membawa Juventus meraih kemenangan penting atas Napoli di Allianz Stadium pada (04/10) memicu perdebatan terkait jatah bermain sang penyerang sayap. Masuk pada babak kedua, pemain berdarah Kosovo tersebut langsung mengubah dinamika permainan lewat kecepatan, kemampuan dribel, serta teknik tinggi yang selama ini jarang terlihat di lini serang Bianconeri.
Kontribusi signifikan Edon Zhegrova dalam duel kontra Napoli menegaskan bahwa potensi besar yang dimilikinya tidak boleh terus disia-siakan di bangku cadangan. Selama ini, pelatih kerap memperlakukannya sebagai pemain pengganti demi menjaga keseimbangan lini pertahanan, namun strategi tersebut dinilai justru membatasi daya gedor tim di sepertiga akhir lapangan.
Krisis identitas yang sedang melanda Juventus memaksa manajemen dan staf pelatih untuk segera mencari solusi taktis guna mencairkan lini serang yang kaku. Kehadiran Edon Zhegrova di lapangan terbukti mampu memberikan kecepatan transisi dan kemampuan melewati pemain lawan yang sangat dibutuhkan untuk membongkar pertahanan rapat lawan.
“Saya siap jadi pusat perhatian,” ujar Edon Zhegrova, penyerang sayap Juventus, seusai pertandingan melawan Napoli.
Keputusan kini berada di tangan pelatih untuk berani mengubah perlakuan terhadap Edon Zhegrova dari sekadar senjata pemungkas menjadi pemain inti. Dengan kemampuan teknis dan insting menyerang yang tajam, memberikan kepercayaan penuh sejak menit awal merupakan langkah logis untuk mengangkat performa tim secara keseluruhan.








