TURIN, NARASITA – Tekanan terhadap Luciano Spalletti sebagai pelatih Juventus semakin memuncak menyusul kekalahan dari Sassuolo pada pertengahan September 2026. Situasi ini memicu spekulasi bahwa Juventus bisa ganti pelatih jika performa tim tidak kunjung membaik, meskipun CEO Giovanni Carnevali telah menegaskan dukungannya.

Kekalahan dramatis dari Sassuolo dianggap sebagai titik kritis yang menambah sorotan tajam pada kinerja Spalletti. Padahal, Spalletti baru menjabat sebagai pelatih Juventus sejak musim panas 2026. Performa tim yang belum konsisten, terutama kerapuhan pertahanan di menit-menit akhir pertandingan, menjadi bahan kritik utama yang disorot oleh berbagai pihak.

Spekulasi mengenai kemungkinan Juventus ganti pelatih semakin menguat di media Italia. Jika manajemen mengambil keputusan tersebut, nama Antonio Conte kembali mencuat sebagai kandidat kuat. Conte adalah mantan pelatih Juventus yang sukses membawa Scudetto dan dikenal memiliki ‘DNA Bianconeri’ yang kuat. Karakter keras dan tegas Conte dinilai bisa mengembalikan mental juara tim.

Selain Conte, nama Raffaele Palladino juga masuk dalam daftar alternatif. Palladino, yang kini berusia 42 tahun, merupakan mantan pemain Juventus dan kini dihargai tinggi oleh manajemen sebagai pelatih muda yang potensial. Kemampuannya dalam mengelola tim muda dianggap sebagai aset berharga jika Juventus memutuskan untuk ganti pelatih dan mencari pendekatan yang berbeda.

Meskipun Carnevali telah menyatakan kepercayaan penuh pada Spalletti, sumber terpercaya menyebutkan bahwa manajemen klub siap mempertimbangkan opsi lain jika hasil tim benar-benar ambruk total. Keputusan krusial mengenai masa depan pelatih ini akan sangat memengaruhi proyek jangka panjang klub. Keputusan Juventus ganti pelatih atau tidak akan bergantung pada hasil beberapa pertandingan ke depan.

“Meski Carnevali sudah menegaskan dukungannya kepada Spalletti, Juventus masih bisa mempertimbangkan pergantian pelatih jika hasil tim benar-benar ambruk total,” kata laporan Il Messaggero.

Publik dan media kini menantikan langkah selanjutnya dari manajemen Juventus. Masa depan Spalletti tergantung pada bagaimana ia mampu merespons tekanan ini dan membawa Juventus kembali ke jalur kemenangan. Pergantian pelatih, jika terjadi, akan menjadi babak baru yang penuh drama bagi klub raksasa Italia ini.