CREMONA, NARASITA – Talenta muda asal Jerman, Licina, berhasil mencuri perhatian di awal musim Serie B 2026/2027. Bersama Cremonese, Licina meledak di Cremonese dengan torehan dua gol dan satu assist dalam dua pertandingan. Performa gemilangnya ini membuat klub induknya, Juventus, semakin yakin pada potensinya.
Juventus sebelumnya telah menolak tawaran dari Napoli dan Parma yang tertarik meminang Licina. Keputusan ini menunjukkan komitmen klub raksasa Turin tersebut dalam menjaga dan mengembangkan aset masa depan mereka. Licina dipinjamkan ke Cremonese tanpa opsi pembelian permanen, memastikan bahwa ia akan kembali ke pelukan Bianconeri setelah masa pinjamannya usai.
Pemain berusia 20 tahun ini menunjukkan profesionalisme dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Dalam waktu singkat, Licina telah menjadi salah satu pemain kunci bagi Cremonese. Kontribusinya yang langsung terasa di lapangan menegaskan bahwa Licina meledak di Cremonese memang bukan kebetulan.
Kebijakan Juventus ini adalah bagian dari strategi jangka panjang mereka untuk mencetak bintang masa depan. Dengan memberikan pengalaman bermain reguler di level kompetitif seperti Serie B, Juventus berharap Licina dapat terus mengasah kemampuannya sebelum kembali untuk memperkuat tim utama.
Situasi ini sekaligus menjadi peringatan bagi klub-klub lain bahwa Juventus serius dalam mempertahankan pemain muda berbakat. Mereka tidak akan melepas Licina meskipun ada tawaran menggiurkan dari rival domestik.
“Juventus selalu percaya pada talenta-talenta muda mereka. Karena itu, mereka menolak pendekatan dari Napoli dan Parma,” kata Tuttosport, salah satu media olahraga terkemuka di Italia.
Bagi Licina, kesempatan ini adalah panggung emas untuk membuktikan diri. Ia memiliki semua modal untuk terus berkembang dan menjadi salah satu penyerang sayap atau gelandang serang terbaik di Italia. Performa Licina meledak di Cremonese akan terus dipantau dengan seksama oleh manajemen Juventus.





