Berita

Akses Jalan Ditutup Tembok, Wanita di Palu Terkurung di Rumah

Akses jalan ditutup tembok oleh ipar membuat seorang wanita di Palu terkurung di rumah setelah suaminya meninggal dunia sejak tahun lalu.

Akses Jalan Ditutup Tembok
Akses jalan ditutup tembok oleh ipar membuat seorang wanita di Palu terkurung di rumah setelah suaminya meninggal dunia sejak tahun lalu.

PALU, NARASITA — Seorang wanita bernama Christina Natalia Esmeralda terkurung di dalam rumahnya setelah akses jalan ditutup tembok oleh pihak keluarga iparnya di Kelurahan Tatura Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, akibat sengketa pembagian aset keluarga yang berujung pada pemagaran total sejak setahun terakhir.

Kondisi memprihatinkan ini terungkap setelah warga sekitar dan Ketua RW setempat melaporkan peristiwa penutupan akses tersebut kepada pihak kelurahan hingga kepolisian guna mencari solusi kemanusiaan bagi korban.

“Persoalan christina ini dimana ibu christina ini terkurung ditembok, kiri kanan muka belakang kurang lebih 3 meter itu tembok, sehingga akses keluar masuk tidak ada,” kata Zakaria, Ketua RW Setempat.

Permasalahan bermula ketika suami Christina meninggal dunia pada Maret 2025 dan sang ipar, Herman Farid, meminta sertifikat rumah tersebut untuk dikembalikan kepada pihak keluarga serta meminta Christina pulang ke Jakarta.

“Kejadiannya sampe dipagar itu adalah karena saya ini suami saya seorang pendeta beliau sakit dan sudah meninggal almarhun sejak tahun lalu Maret 2025,” kata Christina Natalia Esmeralda, Penghuni Rumah.

Herman Farid selaku pemilik lahan berpendapat bahwa tindakan pembuatan pagar dan penutupan akses jalan tersebut dilakukan untuk mengamankan aset miliknya serta melindungi ibunya yang tinggal sendirian di kawasan itu dari potensi tindak kejahatan pencurian.

“Jadi tanah ini adalah tanah saya sejak 2003, Awal mulanya memang di pagar, sampai papa dan mama pindah kesini,” kata Herman Farid, Pemilik Lahan.

Pemerintah setempat termasuk Pemerintah Kota Palu telah berupaya melakukan mediasi antara kedua belah pihak yang berseteru namun belum membuahkan hasil karena kedua pihak masih bersikeras dengan pendirian masing-masing.

Mungkin Anda Suka

Tinggalkan Komentar

Alamat email tidak akan dipublikasikan. Kolom wajib ditandai *