TURIN, NARASITA – Penyerang Juventus Kolo Muani menghadapi tekanan besar dari para pendukung setia klub setelah gagal menunjukkan performa terbaik sejak didatangkan dari Paris Saint-Germain senilai hampir 50 juta euro pada bursa transfer musim panas lalu.
Situasi sulit yang dialami Kolo Muani ini mendapat sorotan tajam dari pengamat sepak bola Lorenzo Di Benedetto yang menilai kesabaran publik Turin kini sudah mulai habis menyusul serangkaian hasil kurang memuaskan di berbagai ajang kompetisi.
“Spalletti dan Kolo Muani juga harus berurusan dengan pikiran dan suasana hati para penggemar Juve. Seperti Cambiaso, striker yang datang dari PSG dengan harga hampir 50 juta pada musim panas lalu, telah dicemooh di Stadion dalam beberapa pertandingan terakhir, dan ini menunjukkan betapa kesabaran para penggemar Juventus telah habis,” kata Lorenzo Di Benedetto, pengamat sepak bola.
Tekanan terhadap Kolo Muani semakin meningkat menjelang pertandingan penting di Belanda pada 06/11. Pertandingan tersebut dinilai menjadi momen krusial bagi sang penyerang untuk membuktikan kualitasnya di lini depan Bianconeri.
“Kolo Muani hanya memiliki satu senjata untuk mengubah keadaan: mulai mencetak gol secara teratur. Mungkin dimulai malam ini di Belanda. Spalletti telah menyatakan bahwa dia masih mendukung tim, tetapi sekarang dibutuhkan jawaban yang serius dan konkret; tidak ada gunanya bertele-tele,” ujar Lorenzo Di Benedetto, pengamat sepak bola.
Manajemen klub Juventus berharap ketajaman lini serang segera pulih demi menjaga peluang bersaing di papan atas kompetisi domestik maupun Eropa musim ini.








